Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Jumat, 04 Maret 2011

MERAH?? REALLY??

Rapor Merah Tifatul Sembiring (Refleksi kegerahan nyaris karamnya koalisi)
by Sugiarti Flp Riau on Thursday, March 3, 2011 at 9:45am
saya membantu menyebarkan catatan teman:

Raport Merah Kinerja Menkominfo Tifatul Sembiring. Bantu sebarkan Ya!.

Rasanya sudah tidak asing kita dengar, bila ditanya: siapakah mentri berkinerja paling buruk periode saat ini yang memiliki ranking pertama utk diganti?.. Kita dengar da...n baca dimana-mana tentu jawabnnya TIFATUL SEMBIRING dari PKS. Rasanya kitapun membenarkan informasi ini. Bila ditanya : adakah daftar data prestasi buruk tifatul sembiring ; seolah cukup dengan ucapan : “waaah informasi itu ada dimana-mana”.. seolah ucapan ini sudah cukup sebagai bukti!. Karena yg berbicara seperti itu ada dimana-mana, bahkan yg terakhir PROFESOR Eka Jipta di televisi TVOne.

Tapi bila anda yg ditanya, apakah anda memiliki daftar prestasi buruk Tifatul sembiring dengan Paremeter yang jelas?.. Sungguh Saya mengaharapkan bantuan anda untuk menunjukan fakta & data itu dengan Parameter yang jelas.

Bagi saya justru pada diri beliau terdapat beberapa prestasi baik yg cukup menonjol yang sulit dilakukan mentri mentri yang lain. Bahkan “penggoyangan” posisi beliau tidak pula memiliki parameter yang jelas sama sekali. Di satu kesempatan, dikatakan beliau mesti diganti karena Kinerja yang buruk. Tapi dikesempatan yang sama pula dikatakan karena partai tifatul sembiring melanggar kesepakatan koalisi partai berkaitan dengan hak angket mafia pajak. Tapi orang demokrat mengatakan hal ini sambil melobi agar kiranya yang terhormat PDIP mau bergabung dengan pemerintahan SBY. Padahal PDIP pun pendukung hak angket pajak. Juga sebagaimana fraksi PKS memiliki sikap yg keras terhadap hasil akhir angket century.

Inilah yang Saya pandang sebagai prestasi baik dari Tifatul Sembiring yang menonjol. Adapaun yang standar saya tidak masukan:

1. 80% situs porno berhasil diblokir dari jumlah situs 4 juta lebih situs. Situs porno berkembang seiring keberadaan internet itu sendiri. Dengan jumlah melebihi situs berita, tak terbayang uang yang berputar di dunia ini. Artinya pekerjaan ini sama sekali bukan pekerjaan enteng. Resistensi dari penggemar situs/video porno akan sangat keras sekali. Tentunya tidak akan terang-terangan memberikan preseden buruk kpd tifatul sembiring karena keberhasilan menutup situs situs ini. Perlu dipahami keberadaan situs-situs itu sendiri adalah pelanggaran hukum. Dan Sebetulnya, apa yang telah dilakukan Kemkominfo adalah menjalankan perintah dari Komisi I DPR, pada pertemuan Rabu 16 Juni2010, salah satu poinnya adalah tentang perbaikan dan peningkatansistem, baik software maupun hardware dalam pemblokiran situs-situsyang merusak moral bangsa maupun pencegahan kejahatan danpelanggaran hukum yang dilakukan melalui internet, dan sosialisasisecara lebih luas dalam bidang pendidikan dan internet sehat. Dengan demikian kami mendapatkan legitimasi sesuai denganperaturan perundang-undangan di Indonesia, tegas tifatul sembiring dalam suatu kesempatan.

2. “Menaklukan” Perusahaan Asing besar RIM (Black Berry) yg kontentnya : RIM akan membuka Not atau suatu network aggregator di Asean dan mereka (RIM) mengakui pelanggan RIM BB di Indonesia terbesar di Asean, Kalau memang hal itu mereka lakukan artinya biaya yang dikenakan olehpelanggan BB akan turun tarifnya, dan sangat besar angkapenurunannya. Tifatul juga meluruskan pernyataan media yang menyatakan bahwa Kominfo merugikan pengguna BB. Justru apa yang Kominfo lakukanadalah demi melindungi pengguna BB yang ada di Indonesia,diantaranya pengadaan service center agar ada pelayanan purna jual.Kedua, pembuatan not aggregator, dengan demikian tarif penggunaanBB dapat lebih murah, jelasnya. Lebih lajut dia menambahkan, RIM juga akan membuka 40 costumerservice, low inteseftion, dan akan berkoordinasi dengan aparat penegakan hukum di Indonesia, kemudian untuk akses pornografi RIMmeminta batas waktu hingga 21 Januari 2011. Kita akan pantau benar tidak apa yang mereka telah lakukan, dan kita juga akan dampingi kedepannya. Kemudian menurut mereka (RIM)hari ini akan rapat dengan enam operator yang bekerjsama dengan mereka. Tak terbayang besarnya pendapatan Pajak Negara dalam kesepakatan ini. Maklum pelanggan BB sampai 3 juta lebih di Indonesia.

Adakah keberhasilan ini didapatkan disektor kementrian lain?. Seperti penjajahan Freeport di Papaua dgn omset yg sebanding dgn APBN Indonesia yaitu sekitar 1000 TRILYUN Pertahun? Atau Newmont di Nusa tenggara? Atau chevron berkaitan blok cepu?

3. Dalam penilaian hasil survei KPK 2010, Kominfo meningkatkan peringkatnya menjadi 8. Di mana tahun sebelumnya kita diperingkat 36,”. Terus Terang Menurut saya Ini Hasil yang Spektakuler peningkatan ranking hingga 20 point lebih. Sedangkan pejabat yg tidak korupsi itu barang langka dinegeri ini.

4. Selain itu, khusus untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah diperoleh peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang dibawah 10 trilyun, Pasang target Rp 10 triliun selama 2010, dan real pendapatan Kominfo malah mendapatkan Rp 11 triliun. Seharusnya pendapatan sector Pajak (di bawah kementrian lain) jauh lebih besar dan lebih mencapai target tapi yang ada justru target tidak sampai.

5. Diantara lain yg signifikan, diantaranya pembangunan Palapa Ring dengan total backbone yang sudah eksisting terbangun 42.740 km pada lima Kepulauan Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan Sulawesi. Ini saya menggolongkannya sebagai super spektakuler,. Berapa nilai proyek sepanjang itu? Plus didampingi kenaikan ranking integritas KPK dari 36 menjadi 8?

Pada dasarnya sah sah saja orang menilai bobroknya prestasi Tifatul sembiring. Tapi hendaknya berbicara memiliki Tolok ukur yang jelas. Tanpa tolok ukur yang jelas, saya khawatir masyarakat hanya mbalelo atau terhipnotism oleh berita-berita, yang pada dasarnya pengkritik beilau (sekalipun seorang Profesor) adalah penggemar hobi yg terusik oleh hasil kerja menkominfo.

Wallahu A’lam

SUMBER:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar