Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Senin, 26 September 2016

Tahapan Belajar Membaca dan Menulis

TAHAPAN BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS πŸ“


Oleh Diena Ulfaty, owner abaca flashcard.


πŸ“– Tahapannya anak sudah siap belajar membaca dan bisa membaca baru diajari menulis ya. Bukan dibalik. Karena menulis itu lebih kompleks dibanding membaca.


πŸ“ Dalam menulis ada proses visualisasi dan gerakan motorik. Ada 2 komponen yg terkait.



➡1. Kognitif (kemampuan membaca dan memvisualisasi bacaan ke dalam bentuk simbol tertulis) dan

➡2. Motorik (menggerakkan bulpen/pensil di atas kertas sesuai instruksi otak (visualisasi otak ttg huruf yg akan ditulis).


✅Jadi sebagian anak ada yg ketika lulus abaca, dia mudah sekali memahami pola kartu abaca dan mudah mengidentifikasinya shg dia sudah otomatis bisa menuliskan suku kata spt a, ca, fa, ga, dll. Tapi ini kasus khusus utk anak2 yg tergolong early fluent reader. Artinya tidak berlaku pada semua anak, hanya sebagian kecil.


Lalu rata2 anak bagaimana? Ciri apa yg ditunjukkan kalau seorang anak siap belajar menulis?


1. Anak2 yg siap belajar menulis umumnya sering terpapar teks dan sudah bisa membaca kata sederhana.


2. Anak sering bertanya kepada pembimbingnya ttg cara menulis suku kata. Contoh, "Bunda bagaimana cara menulis ba, a dulu atau b dulu?" Di tahap ini anak2 suka menulis suku kata meskipun sebagian tulisannya terbalik dan salah urutan. Tidak apa2 memang seperti itulah prosesnya.


3. Anak2 menunjukkan minat yg tinggi dg aktivitas menulis huruf. Dia corat coret di kertas dan mulai berlatih menulis banyak huruf.


4. Antusias dg latihan menulis. Siang malam, dan esok hari dia sering bertanya ttg tulisan huruf. Tiba2 kegiatan menulis huruf menjadi aktivitas favorit.


✅Jadi TANDA INI MUNCUL SECARA ALAMI setelah anak bisa membaca dan sering terpapar teks. Itulah sebabnya stimulus itu penting sebab anak2 tanpa stimulus, ketika dia sudah siap, tidak akan terdeteksi shg menguasai ketrampilan tsb dengan lebih lambat.


πŸ“ Diena Ulfaty (Owner Abaca Flashcard )

Diambil dari kelas pembinaan Laskar Abaca (grup WhatsApp).


Semoga bermanfaat....

Dan Anda Masih Ragu Menggunakan Abaca Flashcard? 😊


So masih bingung juga? Kontak Kami Para Laskar Abaca euy....😍


Kami siap membantu Anda dan mencerdaskan Anak Bangsa Tanpa Bete !


Untuk Informasi dan Pemesanan

Hubungi

085867486151 ya
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 22 September 2016

Cara Memilih Buku untuk Anak dengan Masalah Belajar Membaca

CARA MEMILIH BUKU UNTUK ANAK DG MASALAH BELAJAR MEMBACA


@tim kreatif abaca flashcard


Anak-anak dengan masalah membaca, umumnya memutuskan bahwa selamanya mereka akan membenci buku. Untuk mengatasi masalah mereka agar mencintai buku maka gunakan buku yang tepat. Salah memilih buku, bisa membuat anak membenci buku.


1. Carilah judul buku dengan tema yang sudah disukai anak Anda. Artinya jika anak Anda menyukai tema pesawat atau tumbuhan, maka cari buku-buku dg tema-tema tsb. Jangan paksa mereka membaca topik-topik yang Anda suka, tapi anak tidak suka. Yang terpenting adalah membuat anak-anak cinta pada aktivitas membaca dahulu untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya (yang sebelumnya telah hilang). Dengan permulaan seperti ini, anak-anak akan mengeksplorasi topik-topik lainnya jika sudah merasa "nyaman" dengan buku.


2. Carilah buku yang sesuai dengan kemampuan anak membaca.

Anak-anak tidak menyukai buku yang terlalu sulit, apalagi jika di sekolah mereka telah lama berjuang. Mulailah membaca bersama anak, meskipun dia hanya mau menyelesaikan sedikit bacaan, tidak masalah. Bahkan kalopun hanya membaca satu, dua atau tiga kata dalam satu halaman juga tidak masalah. Jika anak-anak mulai merasa stres ketika mulai membaca 5 kata dalam halaman buku maka hentikan karena itu tanda dia tertekan. Anda perlu mencarikan buku yang lebih mudah lagi dari itu.


3. Carilah buku yg membuat anak percaya diri.

Buku-buku yang sulit, jelas akan menghancurkan kepercayaan diri anak. Sementara buku-buku yang mudah akan membangkitkan kepercayaan diri mereka. Cirinya anak suka dengan sebuah buku, dia akan suka mengulang membaca buku itu terus menerus meskipun tidak ada yang memintanya. Dia melakukan itu karena senang dan karena dia percaya dengan kemampuan dirinya (tanda tumbuhnya kepercayaan dirinya). Dia membaca sendiri berulang kali, tanpa beban.


Gunakan 3 tips di atas untuk anak-anak dengan masalah belajar membaca, seperti pada kasus disleksia atau yang sejenisnya.


Selamat mencoba,

Semoga bermanfaat

Taken from understood.org


Untuk Informasi dan Pemesanan Abaca Flash Card

SMS/WA di 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 21 September 2016

Membedakan Anak yang Siap Membaca atau Belum

"Bagaimana membedakan anak yang belum siap belajar membaca dengan anak yang memiliki masalah belajar membaca?"

1. Cek usia

2. Cek kemampuan anak membedakan warna primer dan kompleks

3. Cek kemampuan anak menguasai bentuk bidang datar


4. Tes 5 kartu abaca utk mengetahui kemampuan identifikasi bentuk huruf.

Jika anak usia 7 tahun dan sudah distimulus warna, bentuk bidang datar tapi belum bisa menguasai kedua ketrampilan tsb maka ada kemungkinan besar anak tsb mengalami "reading disorder" atau learning disability. Jika tanda tsb ditemukan, segera hubungi ahli agar mendapat penanganan yang tepat.

By Diena Ulfaty

Abaca flashcard founder

(Diambil dari grup pembinaan pemasar abaca)

Untuk informasi dan pemesanan Kartu pintar belajar membaca untuk balita Abaca Flash Card:

Inbox, SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 20 September 2016

4 Hal Yang Tidak Boleh Dikatakan Pada Seorang Anak Yang Kesulitan Membaca Disebabkan Oleh Disleksia.

4 HAL YANG TIDAK BOLEH DIKATAKAN PADA SEORANG ANAK YANG KESULITAN MEMBACA DISEBABKAN OLEH DISLEKSIA.


@tim kreatif abaca flashcard


1. Jika kamu berusaha keras, kamu akan bisa membaca dengan lebih baik.


Bukankah itu kata2 positif? Tapi jika Anda menempatkan kata2 penuh harapan utk seorang anak yg bagian otaknya (yg memproses tulisan menjadi kata2 yg terucap/membaca) tidak dapat berfungsi maka itu sama saja dg menyuruh seorang yg kakinya lumpuh dg harus menggunakan kursi roda lalu Anda menyuruhnya berjalan tanpa kursi roda seperti anak2 yg tidak mengalami kelumpuhan. Sekeras apapun dia berusaha, dia ga akan bisa TANPA BANTUAN ANDA. Dan dia mungkin akan bisa, dengan pertolongan dan kesabaran Anda melatihnya.


Mirip kasus anak lumpuh kaki di atas, anak2 dengan disleksia meskipun telah belajar sangat keras utk bisa membaca, kemajuan yg akan dia capai tidak akan sama dg anak2 lainnya (yg normal). Itu artinya dia membutuhkan bantuan lebih, kesabaran lebih dan dorongan dari pembimbing yg lebih besar lagi utk bisa membaca. Mereka tidak akan bisa membaca sendiri tanpa seorang pembimbing yg berempati dg masalahnya dan membantunya utk terus tumbuh. Sebaiknya Anda berempati padanya dg berkata, "Saya tahu kamu harus melewati semua ini dg susah payah, tapi kita akan berjuang bersama. Bunda akan bantu kamu jadi kamu tidak perlu bersedih ya. Kita ulangi terus dan kita cari metode yg cocok buat kamu sampai kamu bisa."


2. Menyembunyikan penyakit disleksia dari teman2 di kelas.


Disleksia mirip spt identitas khusus yg dimiliki seseorang spt rambut keriting, hidung mancung, dll. Jadi jangan sembunyikan hal itu dari orang lain jika menderita penyakit tsb, justru beritahukan kepada teman2 di kelas dan tunjukkan bahwa tidak perlu malu dg penyakit tsb. Memberitahukan teman2 atau sahabat ttg disleksia akan membantu mereka mengenali siapa dirimu. Meskipun kamu tidak bisa membaca dg mudah, kamu masih punya kreativitas di bidang lainnya.


3. Mungkin kita harus mencari sekolah yg menganggap bahwa belajar membaca itu tidak penting.


Kebanyakan orang memiliki harapan rendah pada anak2 dg masalah belajar. Padahal anak2 dg disleksia jika ditangani oleh orang yg tepat bisa mendapatkan prestasi besar dalam hidupnya. Jika mereka diberi dukungan yg cukup, dan menguatkan harapan mereka.


Katakan pada mereka, "Aku percaya kamu bisa meraih cita2mu suatu saat nanti. Jika kamu ingin sekolah, kita akan cari sekolah yg mengerti kebutuhanmu shg kamu dapat dukungan penuh dan kesempatan besar utk meraih cita2mu.


4. Jika kamu tidak belajar membaca, kamu tidak akan sukses.


Jangan pernah mematahkan harapan anak2 dg disleksia dg mengatakan bahwa mereka tidak akan bisa berhasil jika tidak bisa membaca. Tapi katakan, "Ada banyak metode untuk belajar membaca. Contohnya anak2 yg matanya buta, bisa belajar membaca dg Braille dan membaca dg jari2 mereka. Kita akan cari metode yg cocok untukmu yg bisa membantumu agar belajar membaca menjadi lebih mudah."


Taken from understood.org

Diterjemahkan oleh tim kreatif abaca flashcard.

Untuk Informasi dan Pemesanan Abaca Flash Card

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 13 September 2016

Ada MUKIDI di Abaca Flash Card

Wah, MUKIDI ada di Abaca Flash Card lho...

Simak deh ceritanya

Metode pembelajaran baru yg mulai ngetrend menyaingi "Paikem". Mungkin teman-teman perlu update.

Metode pembelajaran tsb bersifat:

*Menyenangkan Pembelajaran menyenagkan merupakan pembelajaran yang didesain sedemikian rupa sehingga memberikan suasana penuh keceriaan, menyenangkan, tidak membosankan kepada peserta didik. Abaca?? Sangat" tidak membosankan


*Unik ABACA adalah media belajar yang bentuknya seperti permainan ular tangga, itulah kenapa abaca ini unik.

*Kreatif Pembelajaran kreatif menekankan pada pengembangan kreatifitas, baik pengembangan kemampuan imajinasi dan daya cipta. Di abaca kartu, reward, dan lainnya bisa digunakan untuk pengembangan kemampuan berpikir kreatif.

*Inovatif Pembelajaran inovatif dapat dilakukan dengan cara mengadaptasi model-model pembelajaran menyenangkan yang bisa membuat siswa terbebas dari kejenuhan-kejenuhan pembelajaran. ABACA mencoba untuk menanamkan pemikiran “Learning is fun” kepada para pemainnya.

*Demokratis Pembelajaran Demokratis adalah proses pembelajaran yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi, yaitu penghargaan terhadap kemampuan, menjunjung keadilan, menerapkan persamaan kesempatan, dan memperhatikan keragaman perserta didik. Di Abaca, seberapapun kemampuan anak akan mendapat penghargaan berupa reward yg ada di setiap permainan. Abaca memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa mulai dari yang normal sampai yang berkebutuhan khusus untuk bisa belajar ABACA, sudah banyak testimoni bahkan anak yang menderita ADHD pun dapat teratasi dengan izin Allah.

*Inspiratif inspiratif adalah “menginspirasi” yang punya arti kata “menimbulkan inspirasi atau mengilhami”. Anak yang bermain ABACA umumnya akan terinspirasi untuk terus belajar belajar dan belajar. Terlebih lagi jika sudah khatam, itu akan menumbuhkan minat anak" untuk harus bisa membaca buku dengan kalimat" yang lumayan panjangπŸ˜‰

Metode Pembelajaran tsb disingkat menjadi metode MUKIDI 😍

Dan itu ada di ABACA FlashcardπŸ‘πŸ‘
πŸ‘
Mau Media pembelajaran berbasis MUKIDI?

Yuk hubungi 085867486151 ya
Baca Selengkapnya....!