Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Selasa, 31 Januari 2017

A Few Good

Pernah nonton film keren A Few Good Man yang dibintangi sama si ganteng Tom Cruise dan Demi Moore? Film ciamiktahun 90-an yang berhasil menyabet beberapa penghargaan bergengsi karena akting keren para pelakonnya. Tom Cruise, Demi Moore, Jack Nicholson, Kevin Bacon, Wolfgang Badison dan juga Kiefer Sutherland semuanya berlakon dengan sangat apik di bawah arahan sutradara Rob Reiner itu. Tahu nggak kalau film ini dinominasikan untuk 4 kategori oscar lho.

Tapi tunggu dulu. Kali ini kita tidak akan bercerita tentang pengacara angkatan laut ganteng yang sedang mengusut diam-diam kasus pembunuhan di korps marinir yang ternyata didalangi olehkomandannya sendiri.


Kali ini kita akan bercerita tentang orang-orang baik di sekitarkita. Mungkin saja di jaman sekarang ini sudah sangat jarang kita temui. Karena masing-masing orang sudah sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Sehingga mereka tidak punya waktu lagi untuk mempedulikan sesamanya.Tapi percayalah, orang-orang baik itu masih tetap ada. Kita hanya perlu membuka sedikit nurani untuk melihat keberadaan mereka semua.

Orang-orang baik itu tidak harus melakukan hal besar yang luar biasa untuk menjadi baik bukan? Bagi saya orang-orang baik itu sangat banyak kita temui dalam perjalanan sehari-hari. Kalau saya lagi naik sepeda lewat jalan raya yang begitu ramai. Dan kemudian saya kesulitan untuk mennyeberang. Lalu tiba-tiba sebuah truk tronton segede gaban berhenti di depan saya. Lalu Pak sopirnya mempersilahkan saya untuk menyeberang. Maka mereka adalah orang-orang baik. Karena sungguh begitu sulit untuk mencari kesempatan menyeberang di jalan besar. Banyaknya kendaraan dan sibuknya orang-orang yang dikejar waktu, sehingga terkadang mereka tidak peduli dengan orang lain.

Ada juga saya yang lagi belajar naik motor jalan di jalanan ramai. Ngerem mendadak dan hamper kena motor di sebelah. Lalu bapak di atas motor sebelah itu tersenyum. Nggak pakai marah-marah. Maka dia adalah orang-orang baik.Jika saya lagi naik bis bersama anak saya yang kelas tiga SD dalam kondisi desak-desakan. Dan kebetulan gak dapat tempat duduk, lalu ada yang bergeser untuk memberi tempat duduk anak saya, maka mereka adalah orang-oang baik dengan hati nurani yang bersih.

Kalau kita bepergian kesuatu tempat dan kita kesasar. Lalu ada orang yang dengan rela hati menjawab pertanyaan kita dan menunjukkan arah tujuan kita, maka mereka adalah orang-orang baik.

Banyak sekali sebetulnya orang-orang baik di sekitar kita. Namun kita tidak menyadarinya. Karena terkadang kita sudah terbawa curiga dulu dengan sesama kita.Untuk itu be positif thingking kayaknya perlu diasah kembali.

Selamat menemukan orang-orang baik di sekitar kita ya…

Baca Selengkapnya....!

Tepar Belajar

BIASANYA KALO DISURUH BELAJAR ANAKNYA YANG TEPAR,NAH KALO YANG INI ORTUNYA DONKKK YANG TEPARπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Hai ABACA'S LOVERS!!!

Masih ingat kan dengan Mom Eko Sarwendah(customer ABACA mom Aslikhah Feeda)???yang main ABACA sampai lupa makan saking excitednya???


Nah!!!ternyata bukan cuman anaknya yg addict,mommynya juga donkkkkk!!!

Gimana ga coba,tiap ada yang nanya apa itu ABACA di komen postingannya..Mom Eko dengan hebringnya menjelaskan cara main ABACA yang kayak ular tangga sampai gimana addictnya Sang Anak sampai sampai bikin tepar doi n suami hohohohoho....(padahal Mom Eko bukan salah satu pemasar ABACA).

.

.

Kalo uda kayak gini,testimoni ABACA mana sih yang ga RACCCCUUUUNNNNNN??????

.

.

Moms????Berani cobain ABACA ke buah hati???


Markom & Pict By: Lynda Sutrisna


Informasi dan Pemesanan


SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Senin, 30 Januari 2017

Jika Seorang Anak Mulai Tertekan Belajar Membaca Pakai Buku, Kenapa Tidak Mengubah Pendekatannya?

JIKA SEORANG ANAK MULAI TERTEKAN BELAJAR MEMBACA PAKAI BUKU, KENAPA TIDAK MENGUBAH PENDEKATANNYA?


Dikisahkan, ada seorang anak yang mengalami progres yg amat lambat di dalam belajar membaca. Anak tersebut, hanya dapat menyelesaikan sedikit halaman aja yg berisi kurang lebih 10 huruf dan diulang2 hanya bbrp huruf aja yg dia tahu. Saat itu, sekolahnya menggunakan buku belajar membaca.


Sampai suatu saat, sang guru mendapat kabar, tentang abaca flashcard. Lalu dia mau mencoba buat murid2nya. Dan dia terkejut saat menguji murid yg progresnya "lambat" tadi. Ternyata setelah pakai abaca, subhanallah progresnya luar biasa. Langsung lulus box 1 tanpa masalah.


Lalu sang guru pun bertanya, "Kenapa ya kalo sama abaca dia jadi lebih mudah mengingat huruf? Kemarin ketika belajar menggunakan buku, bahkan 10 huruf pun dia sering lupa. Ini, malah hafal semua huruf yg dia pelajari dan nambah lagi materinya.


Jawabannya

Tentu saja, karena kemudahan dari Allah, anak tadi jadi bisa menguasai huruf dg baik. Sebab kartu abaca, materinya tidak mengukuti urutan alfabet dunia. Tapi setiap huruf, diklasifikasikan sedemikian rupa shg huruf yg mudah diletakkan di box 1, yg lain di box berikutnya. Shg anak2 merasa tidak terbebani dalam belajar membaca. Selain materi yg terklasifikasi dg baik, abaca juga dilengkapi game, shg anak2 merasa bahwa belajar menjadi semudah bermain game panen EsKrim, stroberi, coklat.


Jika anak Anda mengalami progres yg lambat selama menggunakan buku belajar membaca, tak ada salahnya mengganti pendekatan lain yaitu menggunakan abaca flashcard. Siapa tahu progresnya akan sama dg cerita di atas. Ada puluhan anak yg memiliki masalah yg sama, dg kemudahan dari Allah, terbantu melalui abaca flashcard.


Semoga terinspirasi

Laskar abaca 10


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Minggu, 29 Januari 2017

Learning Disability

Ada sebagian anak yg memang susah banget mengenal huruf, disebabkan oleh "learning disability". Cirinya usia 7 tahun masih belum dapat menguasai warna, bentuk bidang datar, juga mudah lupa dg huruf yg mudah, meski sudah distimulasi berulang kali.


Ada jg yg memang disebabkan kesiapannya kurang atau otaknya belum cukup matang.


Pembelajaran yg efektif, tidak hanya fokus pada "tools" tapi juga


1. Pembimbing yg sabar dan memahami kondisi atau karakter anak

2. Media edukasi yg ramah otak

3. Kesiapan murid.


Intinya, untuk seorang anak yg benar2 "berjuang belajar membaca" meski usianya sudah 7 tahun, Berempatilah kepada mereka. Sebab yg mereka butuhkan adalah harapan. Yg mereka butuhkan adalah dorongan kuat utk bisa membaca. Dorongan Anda dan motivasi Anda inilah yg bisa secara ajaib, menggerakkan hati mereka utk belajar dg kemampuan terbaik mereka.


Jika anak2 sudah mau mengerahkan kemampuan terbaiknya, maka mereka akan mendapat progres yg lebih tinggi dari harapan. Mereka akan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.


Laskar abaca 9


Informasi lebih lanjut

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 28 Januari 2017

Mengapa Anak-Anak Usia Dini Kurang Termotivasi Belajar Sendiri?

MENGAPA ANAK2 USIA DINI KURANG TERMOTIVASI BELAJAR SENDIRI?


Umumnya anak2 usia dini itu jika disuruh belajar sendiri, seringnya malah ga serius atau bermain ga terarah. Atau kalo pake cara ditekan, anak mudah banget nangisnya 😭. Ga maju2 lah, kalopun ada kemajuan ya dikit banget atau progresnya lemot.


Beda banget, dg anak yg dibimbing guru atau pembimbing. Apalagi kalo pembimbingnya adalah anak2 sebayanya, dan gantian jadi guru. Aduh asyik banget. Bete hilang deh, diganti rasa seneng luar biasa. Materinya juga masuk. Banyak yang menerapkannya juga lho.


Itulah sebabnya media edukasi yg dikemas dalam bentuk permainan dan bisa dimainkan dg anak2 sebaya amat dibutuhkan, agar anak2 dapat berkembang tak hanya secara kognitif, tapi juga sosial dan emosionalnya.


Menurut para ahli "permainan mempunyai dampak besar pada perkembangan otak depan. Kurangnya permainan pada anak berdampak pada penundaan kematangan otak ( Dr. Jaak Paanksepp dan Nikki Gordon)


Proses belajar yg menyenangkan, tanpa tekanan dan beban serta disertai permainan yang ramah otak bagi anak akan membuat anak semakin pintar dan cerdas.


Oleh karenanya orang tua perlu memfasilitasi kebutuhan anak dengan memilih permainan yg dapat mendukukung perkembangan otak anak.


Jangan lupa bermain bersama abaca yaa,buatlah belajar itu menyenangkan, seperti bermain hingga akhirnya anak2 pun akan mencintai proses belajar.


Tunggu apa lagi

Segera hubungi agen resmi ABACA terdekat


Laskar abaca 8


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Jumat, 27 Januari 2017

Bonding Itu Bernama Abaca

BONDING itu bernama ABACA


By: Ika MS


πŸŽ€Kedekatan antara orang tua dengan anak adalah faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Kedekatan ini bukan hanya bermakna orang tua punya banyak waktu bersama anak, tapi lebih pada nilai kualitas kebersamaan itu.

πŸŽ€Seperti yang dikatakan profesor T. Berry Brazelton, P.hd, Ameritus kesehatan anak dari Harvard Medical School :1/3 waktu terjaga anak2 harus didampingi orangtua. Anak yg dibiarkan sendiri tanpa didampingi ortu, akan terhambat perkembangannya.


Sudahkah kita memberikan hak anak kita dg baik?

Sudahkah kita tahu, apa yang anak-anak butuhkan?

Sudahkah tercipta bonding ketika kita bermain bersama anak?

Ataukah kita hanya menemaninya saja, sedang mata dan tangan kita sibuk menyentuh layar gadget?


Bunda,,yang anak2 butuhkan adalah kedekatan dan kelekatan komunikasi yang berkualitas.


πŸŽ€Kali ini cerita dari bunda Heni (customer bunda Ika, agen abaca) yang awalnya kebingungan mencarikan media belajar untuk si kecil Adara(3,5 tahun). Akhirnya beliau mencoba abaca seri 1 es krim. Tidak ada targetan khusus, yang terpenting baginya si kecil ada kegiatan. Eh ternyata, bunda Heni sampai kewalahan karena si kecil minta main es krim terusπŸ˜„


πŸŽ€Gimana dengan bunda di rumah, sudahkah bermain dengan si kecil hari ini?

Bermainlah bersama anakmu dg waktu yang berkualitas, agar tercipta hubungan yang berkualitas.


Abaca flashcard pilihan ortu cerdas dan bijaksana
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 26 Januari 2017

Tips Menghadapi Anak Uring-Uringan Saat Belajar Membaca

TIPS MENGHADAPI ANAK URING2AN SAAT BELAJAR MEMBACA.


Ada sebagian anak yg mogok belajar, uring2an ga karuan, bahkan sampe kabur saat pelajaran membaca. Kenapa spt itu?


Kita sebagai pembimbing, seharusnya berupaya mencari tahu penyebabnya. Jangan sampe menjadi pembimbing yg memaksakan kehendak kepada anak didik. Hal yg menyebabkan anak menolak diajar belajar umumnya adalah :


1. Anak lelah, atau capek

2. Anak bosan

3. Anak mengantuk

4. Anak takut dg pembimbing sebab suka dimarahi

5. Anak tertekan sebab materinya terlalu sulit.


Apa yg harus dilakukan ketika mengetahui hal itu?

Sebagai pembimbing kita harus :

1. Mengetes kesiapan anak, dan menyesuaikan harapan kita dg keadaan atau kondisi kesiapan anak. Jangan menetapkan target belajar kepada anak usia dini.

2. Cek kondisi anak apakah capek, ngantuk, lapar, dll. Jika kondisinya tidak memungkinkan, maka beristirahatlah sejenak. Jangan dipaksakan. Anak yg lelah tidak dapat menerima materi dg baik.

3. Gunakan pendekatan lain, jika selama ini menggunakan pendekatan belajar yg membebani spt buku belajar membaca. Ubah pendekatannya dg memggunakan flashcard ramah otak spt abaca flashcard.

4: jadilah pembimbing idaman yaitu pembimbing yg sabar dan selalu menebar antusiasme kepada anak didik. Antusiasme itu menular, jika pembimbing antusias umumnya anak didik jg antusias.


Semoga tips di atas bermanfaat 😊


Laskar abaca 7


More Informations

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 25 Januari 2017

Apakah Anak Yg Sudah Bisa Mengenal Huruf (Suku Kata) Otomatis Bisa Membaca?

APAKAH ANAK YG SUDAH BISA MENGENAL HURUF (SUKU KATA) OTOMATIS BISA MEMBACA?


Oleh Diena Ulfaty, Founder ABACA FLASHCARD


Banyak orang salah kaprah ketika melihat fenomena spt ini. Anakku sudah hafal huruf 'a' sampe 'z' tapi kenapa jg belum bisa baca? Ada jg orangtua atau guru yg langsung memvonis medianya, kenapa ini anak sudah tahu semua suku kata di kartu tapi kok belum bisa baca?


Sukses di bidang apapun perlu ilmu. Begitu jg sukses di bidang pendidikan maka kita harus punya ilmu. Seorang pendidik dikatakan sukses jika mampu memahami karakter muridnya, menyediakan media yg ramah otak dan dapat memfungsikan media tsb sesuai kasus di lapangan. Contohnya abaca flashcard. Abaca ini, memiliki tingkat kesuksesan tinggi. Testimoni tidak hanya ratusan, tapi sudah mencapai sekitar seribu testimoni (terhitung sejak tahun 2011, ketika pertama kali ditemukan). Metode ini tak hanya sukses diterapkan pada anak2 yg tak memiliki masalah apapun, tapi jg sebagian kasus berkebutuhan khusus pun sangat terbantu (kecuali kasus disleksia). Tercatat telah ada sekitar 7 testimoni sukses dari kasus ADHD, dan 2 testimoni sukses dari kasus autis ringan. Catatan : kasus anak berkebutuhan khusus yg sukses jg disebabkan oleh pembimbing yg sabar dan memahami dunia anak2 tsb.


Mengapa tingkat kesuksesan besar?

Disamping ada game yg bikin anak kecanduan, juga disebabkan materinya yg gampang banget. Karena huruf2 pada abaca tidak mengikuti urutan alfabet dunia, tapi materinya diklasifikasikan berdasarkan level kesulitannya, agar anak memelajari materi termudah dulu, baru materi huruf yg sulit dikenalkan terakhir. Berbeda dg semua flashcard di pasaran, ataupun buku2 membaca, ataupun produk manapun di dunia. Rata2 produk2 di lapangan melupakan faktor kesulitan huruf. Metode selain abaca, mencampur adukkan huruf tanpa dasar ilmu yg jelas, shg tingkat keberhasilan kecil.


Tapi agar sukses dg metode brilliant ini, Bunda harus sabar dan cermat menganalisis kesiapan anak di lapangan. Bagaimana seorang anak dikategorikan siap? Setelah anak masuk kategori siap, maka langsung diajarkan membaca.


Tapi ada tahapannya seorang anak dapat menguasai ketrampilan membaca, dan pembimbing wajib mengetahui ini. Yaitu :


1. Setelah anak hafal semua suku kata, maka ajari dia teknik membaca yaitu dg menjejerkan kartu. Jadi, SALAH BESAR jika meyakini anak yg telah mengetahui suku kata akan otomatis tahu cara membacanya. Teknik membaca bisa diajarkan melalui teknik jejer kartu. Dimulai dg yg mudah dulu (2 kartu), lalu meningkat menjadi 3 kartu (membentuk kalimat).


2. Setelah anak mahir membaca dg teknik jejer kartu, baru kenalkan buku. Carilah buku yg penyusunannya sistematis, dan memahami level kesulitan anak serta perhatikan cara penyajian buku tsb, apakah pantas digunakan utk pemula? Anak2 tertentu, akan menolak buku (umumnya ketika usia di bawah 6 atau 7 tahun). Sebab, dalam satu halaman buku memuat terlalu banyak simbol abstrak (huruf) yg membuat anak susah fokus dan terbebani. Namun beban ini, akan berkurang seiring dg meningkatnya usia anak. Semakin matang seorang anak, semakin siap dia belajar membaca bahkan mampu beralih dari flashcard ke buku belajar membaca.


Jadi utk sampai pada tahapan bisa membaca sendiri ada tahapannya. Begitu jg dg kemampuan menulis (bukan menebalkan huruf, tapi menulis tanpa menyontek), yg tidak otomatis dikuasai oleh anak yg bisa membaca (pemula). Kalopun ada sebagian anak yg mampu, jumlahnya sangat kecil. Karena utk sampai pada tahapan bisa menulis, anak harus dapat "memvisualisasikan" tulisan atau huruf2 yg terlibat dalam kata dan tahu cara menulisnya.


Jangan lupa Like and Share jika artikel ini sangat membantu Anda, agar orang lain yg memiliki masalah serupa jg terbantu melalui artikel ini.

Info & order Abaca


Silahkan hubungi Agen & marketer Resmi


WA/SMS Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 24 Januari 2017

Anda Uring-Uringan Saat Menemani Anak Belajar?

ANDA URING URINGAN SAAT MENEMANI ANAK BELAJAR ???


Sebagai ibu, pernahkah Anda merasa marah tanpa tahu sebabnya? Biasanya kemarahan mudah tersulut ketika kita sangat lelah dan tidak ada yg dapat memahami kita.


Jika dalam kondisi spt itu, lalu bunda mencoba meluangkan waktu untuk anak, mengajari mereka belajar, atau melakukan aktivitas lainnya, maka umumnya anak2 menjadi sasaran kemarahan bunda. Anak salah sedikit, bunda marah. Anak maunya A, bunda mau B, lalu anak dimarahi.


HENTIKAN SEJENAK ...


Pikirkan hal2 indah, lupakan hal2 yg tak menyenangkan, pekerjaan yg belum kelar, pertikaian dg rekan, dll. Sebab Anda sedang berhadapan dg seorang "manusia kecil" yg sedang tumbuh. Anak2 tidak akan berhasil jika diajari oleh ibu yg lelah, pembelajaran akan gagal. Sebaik apapun metodenya, anak tidak boleh punya pengalaman dibentak saat belajar, sebab itu akan membuatnya trauma. Akan menjadi anak yg benci pada aktivitas belajar sebab dalam ingatannya, belajar identik dg kemarahan ibu.


Oke, Bu ... Mau mengajari si kecil? Tenangkan pikiran dulu, pastikan Anda berada di dalam kondisi terbaik Anda. Agar peluang anak cinta pada aktivitas belajar menjadi besar dibutuhkan pembimbing yg sabar dan ga mudah marah.


Jangan lupa main abaca dan buatlah si kecil tertawa. Jangan mudah marah ya bun, anak2 membutuhkan Anda. Andalah harapan mereka. Andalah tempat mereka kembali di saat mereka sedih, marah, bosan, dll. BERDAMAILAH dg keadaan agar kondisi tsb tercapai.


Laskar abaca 5


Biar gak uring-uringan yuk pesan Abaca

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Senin, 23 Januari 2017

Belajar Membaca, Perlukah Distimulasi?

*Belajar Membaca, Perlukah Distimulasi?*


Tahukah, Bunda...

Di Amerika terdapat fakta bahwa sebanyak 33% dari siswa kelas 4 disana memiliki kemampuan membaca dibawah batas "Dasar" dari National Assessment of educational Progress dalam membaca teks. Selain itu, ternyata kemampuan membaca sejak dini menentukan penguasaan materi pembelajaran dimasa mendatang lho. Ada korelasi erat antara pengetahuan dan pemahaman bacaan. Terbukti dari riset Amerika bahwa mereka yang saat TK kemampuan belajarnya tertinggal, memiliki kemungkinan lebih besar untuk tetap berada pada "ketertinggalan" mereka saat naik tingkat sekolah. Hmm, fakta yang cukup mengejutkan, bukan?


Terus apa hubungannya dengan Stimulasi Membaca?


Sabar, Bunda...πŸ€—πŸ€—πŸ€—

Sebagai orangtua kita tentu tidak ingin apabila anak kita mengalami ketertinggalan dari anak-anak sebayanya, padahal membaca adalah ketrampilan yang wajib dikuasai karena termasuk faktor penting yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. Dari fakta diatas, kita menyimpulkan bahwa harus ada perhatian lebih dari kita untuk mengajarkan atau menstimulasi belajar membaca
dengan baik agar sesuai harapan.


Perlu Bunda tahu, bahwa membaca bukan proses pertumbuhan yang alami terjadi, seperti berdiri, berjalan, meraih benda dll. Membaca adalah sebuah keterampilan yang harus dipelajari lhoo...sebuah proses yang kompleks. Saking rumitnya sampai-sampai Marilyn Adams menyebutkan bahwa operasi sistem membaca itu mirip seperti pengoperasian mobil. Karena selain mengajari membaca perlu teknik-teknik khusus, kita sebagai pendidik juga dituntut untuk mengajarkan bagaimana memperoleh manfaat dari kegiatan sepanjang masa ini. Wow, jadi ada seni lain dari sekedar mengajar baca ya? Ya. Berikut ini, Bunda...beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menstimulasi belajar membaca:


🎯 Pendidik harus memiliki target atau goals dari mengajar membaca


Apa tujuan akhir dari membaca? Tentu saja membaca dan memahami makna kata. Sekedar bisa membaca saja, itu mudah. Tapi sampai pada tingkat memahami, perlu kinerja yang tidak biasa. Guru harus bisa mengajak anak-anak belajar menyeimbangkan berbagai komponen membaca: pemahaman-phonemic, phonics, kelancaran, kosakata dan penggunaan kata dalam keseharian mereka.


⁉ Anak-anak yang mengalami kesulitan membaca biasanya memiliki masalah dalam memahami kata-kata yang didengar


Sebab utama yang biasa terjadi dari kesulitan membaca adalah tidak memahami apa yang dibaca, atau tidak pernah mendengar kata yang dia baca sebelumnya. Maka stimulasi yang perlu dilakukan adalah mengenalkan benda-benda sekitar sebanyak-banyaknya dengan pengucapan yang benar dan jelas dan berbicara dengan ritme yang pas sehingga anak dapat memahami ucapan kita dengan baik. Jadi, jangan ngomong sambil marah ya Bunda, biasanya ngomongnya cepet dan ga karuan ^^


πŸ“šπŸ‘„πŸ‘‚πŸ»Belajar membaca setali tiga uang dengan berlatih berbicara dan belajar mendengarkan


Nah, jadi sebelum dia belajar membaca...kita persiapkan dahulu dengan banyak berkomunikasi dengan anak. Kita yang berbicara atau mendengarkan anak berbicara hingga secara tidak langsung kita telah membantu anak mengetahui struktur kalimat, pengetahuan kosakata dan tujuan komunikasi.


πŸ‘ŒπŸ»πŸ‘ŒπŸ» Anak-anak yang kesulitan membaca harus mendapatkan perhatian khusus dibantu dengan guru yang terlatih dan media yang tepat


Mari kita lihat, fakta-fakta berikut: 88% anak yang mengalami kesulitan membaca pada kelas satu akan mengalami kesulitan memahami pada saat kelas empat. 85-90% anak yang mengalami kesulitan membaca lalu dibantu dengan pencegahan dan intervensi dini dapat meningkatkan kemampuan membaca sampai pada tingkat rata-rata. Artinya, kita harus tanggap saat ada anak yang kesulitan membaca agar tak terulang kesulitan pemahamannya di masa yang akan datang.


πŸŽ¨πŸ“–Stimulasi pada usia prasekolah sangat berperan dalam proses pembelajaran pada tingkat berikutnya


Anak-anak yang terstimulasi pada usia prasekolah membuat mereka lebih siap untuk menerima materi pembelajaran. Berikut diantara indikator pembelajaran usia prasekolah:

✅1. Kemampuan untuk mengenali huruf alfabet

✅ 2. Pengetahuan umum tentang cetak (misalnya: membedakan cover depan dengan cover belakang, bagaimana membalik halaman buku dll)

✅3. Mengenali bunyi huruf (kesadaran phonem)


➡Diantara tips jitu untuk menstimulasi adalah bercerita/membaca dengan suara keras dengan melibatkan anggota keluarga untuk mendapatkan pengetahuan dan dan keterampilan diatas.


πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§‍πŸ‘¦Usaha membuat anak dapat membaca dan mengolah bacaan adalah upaya yang harus dijalankan bersama


Orangtua, pendidik dan anggota masyarakat harus menyadari pentingnya bergotong-royong untuk mewujudkan generasi yang cinta membaca. Penelitian menunjukkan bahwa hasil yang signifikan didapat apabila keluarga mendukung upaya ini. Kesungguhan dan kesabaran guru juga sangat berperan untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Dan kepedulian masyarakat terhadap hal ini jelas akan membuat sebuah perubahan yang menggembirakan. Sudah waktunya bagi kita semua untuk memastikan bahwa setiap anak belajar membaca dan memahami bacaannya dengan baik. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.


Diterjemahkan secara bebas dari understood.org dengan beberapa penyesuaian.


By: Laskar abaca grup 6


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Minggu, 22 Januari 2017

Goes To Bandengan Beach at January 22, 2017

Hari ini alhamdulillah berkesempatan jalan-jalan bersama anak-anak. Pilihan kami ke Pantai Tirto Samudra di Bandengan. Sudah lama sekali kami tidak pergi ke sana. Terakhir ke Bandengan itu sekitar tahun 2014 bulan September. Jadi cukup lama juga kan.

Tadinya mau sempat batal berangkat. Karena cuaca kurang mendukung. Gerimis rintik-rintik. Tapi menjelang siang, Alhamdulillah cuaca kembali benderang. Dan kamipun berangkat menuju Bandengan. Karena lama tidak ke sana, jadi lupa juga sama rutenya. Tapi Alhamdulillah juga akhirnya sampai ke pantai Bandengan. Tidak kesasar sih, Cuma lewat jalan lain yang tidak biasanya kami lalui. Jadi rute lebih panjang. Syukur-syukur lewatnya pesawahan, jadi cukup terhibur juga dengan pemandangan yang ada.

Sampai di gerbang selamat dating, kami beli tiket dulu. Untuk hari libur tiketnya seharga Rp 7.000 per orang. Kalau hari biasa Senin-Jum’at tiketnya Rp 5.000.


Sampai di pantai cuaca cukup terik juga. Padahal masih jam 11. Karena tadi berangkatnya kesiangan sih ya, nunggu gerimis reda. Jadinya malas mau turun ke laut. Padahal sudah siap baju ganti. Anak-anak juga enggan turun ke laut. Paling hanya bermain ombak saja.
Banyak yang telah berubah dari pantai Bandengan ini. Sepanjang pinggir pantai sebelah kiri dermaga sudah dipasangi talut pemecah ombak. Dan sepertinya garis pantai mulai bergeser ke daratan. Jadi pantainya tambah sempit kayaknya. Ataukah hanya perasaanku saja ya…

Selain itu airnya tidak sejernih dulu lagi. Dan di pesisir pantai banyak sekali karang yang mati. Sungguh sayang sekali. Karang-karang itu mati karena pemanasan global. Naiknya suhu udara di lautan menjadikan adanya coral bleaching. Karang-karang jadi kepanasan dan akhirnya mati. Sungguh sayang sekali. Jadinya terumbu karang kita jadi berkurang dong ya…

Batal nyebur ke laut, akhirnya kita kongkow saja di bibir pantai. Bermain ombak. Habis itu nyari buah kersen yang banyak tumbuh di sepanjang pantai. Berdampingan dengan pandan laut dan kepoh. Lumayan banyak juga buah kersennya. Dan ada buah kersen yang rasanya asin lho. Apa karena tumbuh di dekat pantai kali ya…
Puas kongkow di pinggir pantai, kami lalu pulang. Tadinya mau mampir ke Teluk Awur. Tapi takutnya kesorean. Jadi batal deh ke Teluk Awurnya. Meaby next time ya. Pokoknya hari ini senang karena bias pergi komplit bersama anak-anak. Biasanya si sulung sudah mulai enggan kalau mau diajak jalan-jalan. Si Abegeh itu maunya jalan sendiri sama teman-temannya.

By the way, semoga hari ini kamu senang ya son…

Baca Selengkapnya....!

Fathir, Anak Yang Selama Ini "Mogok" Bicara, Bisa Dibuat Ngomong Lancar Setelah Main Abaca ^^

FATHIR, ANAK YANG SELAMA INI "MOGOK" BICARA, BISA DIBUAT NGOMONG LANCAR SETELAH MAIN ABACA ^^


Fathir ini (4thn) kemampuan bahasanya kurang. Jarang bicara, dgn guru atau temannya. Tapi setelah diajak main dan belajar pakai ABACA flashcard, mau juga keluar suaranya. Fathir merasa nyaman jadinya sama ABACA. Syukurlah… akhirnya, keluar suaranya. ^_^


Mungkin tdk hanya Fathir yg akhirnya menemukan kesenangan saat bermain ABACA flashcard. Banyaaaak deh, para ibu atau guru yg memberikan testimoni tentang kemajuan anak2 mereka setelah bermain dan belajar pakai ABACA flashcard. Tampaknya emang flashcard ini sangatlah berbeda dgn yg lain. Harga juga masih terjangkau, ga mahal. Apalagi kalau dibandingkan dgn hasil perkembangan yg tampak pd anak, harga ABACA flashcard yg segitu ga akan terasa mahal. Belum lagi dgn sisipan game2nya. Waaahh, ya ga mahal juga kok.… anak2 akan keasyikan terus mainkan ABACA ini.


Nah, kalau sampai Fathir akhirnya mau bicara, padahal sebelumnya susaaahh banget kalau ngomong, itu karena ABACA begitu istimewa. Istimewa game2nya. Setiap gamenya asyik, dan banyak banget jenisnya. Ada game panen es krim pada ABACA seri 1, dan juga ada game sains tentang stroberi di seri 2. Dan yg juga sangat digemari adalah game di peternakan donat di seri 3. Trus kalau anak2 pingin jadi chef cilik, bisa main game di ABACA seri English. Juga utk para boy yg jagoan mobil-mobilan, di seri ini ada game cars mania, belajar jadi pengusaha mobil yachh. Gimana? Seru kan?


Cara mainkannya juga mudah kok. Laaah kalau sulit, entar ga ada yg mau main ABACA dong… ^_^. Semua seri ada petunjuk mainnya. Ada catatan hasil belajar juga, lho. Jadi ortu akan tahu kemajuan anak2 dlm permainan ABACA. Jadi ga usah resah, ya? Apalagi galau, karena ABACA flashcard mempermudah para ortu dan guru dalam membimbing anak2. Ga perlu repot lagi bikin flashcard sendiri2. Tinggal order ajahh yaa…


Dan penggunaan ABACA flashcard di salah satu TK di Jawa Timur sudah pernah dibuat riset juga. Hebat ya! Hasilnya ini, nih. Dari data riset yang dilakukan oleh kepala sekolah TK muslimat NU Pronojiwo Kab Lumajang didapatkan bahwa riset yang melibatkan 102 siswa TK muslimat NU tsb, hanya 10 anak yang kesulitan menggunakan ABACA disebabkan belum siap belajar simbol. Adapun 92 anak yang telah siap belajar simbol telah SUKSES menerapkan ABACA dan hasilnya bisa membaca dalam waktu cepat lebih cepat daripada menggunakan metode lain.


Dan hasil tiap anak bisa berbeda-beda. Karena memang setiap anak itu perkembangan kognitifnya tidak selalu sama dgn anak lainnya. Ini adalah hal yg wajar saja. Efektivitas metode ABACA terbukti hingga 90% utk anak usia TK (4tahun).


Yuk mari, pakai ABACA flashcard!


#TimKreatifABACA



Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 21 Januari 2017

Mau Jadi Guru Hebat

Mudah mengatakan "setelah malam yang kelam, akan ada sinar matahari." Tapi bagi seorang anak yg mengalami depresi, berharap datangnya mentari saat hari2 sangat gelap, bukanlah hal mudah. Dan guru yg hebat, mampu membangkitkan harapannya, meyakinkannya sekali lagi, bahwa tak peduli betapa gelapnya hidup kita, akan ada saatnya matahari menyinari kehidupan.


Guru yg hebat, juga mampu melihat sisi baik seorang anak, kelebihannya, dan menjadikan anak tsb menjadi 'bintang' di saat dia sendiri tidak pernah menyadari bakat yg dimilikinya.


Betapa indahnya dunia, dan tidak akan ada kemuraman, jika selalu ada guru yg hebat di sisi kita.


Mau nyoba jadi guru yg hebat? Main abaca dulu, dan lihat reaksi anak. Jika anak menyukai Anda, dan terus menerus pengen belajar bersama Anda, berarti Anda sudah menjadi guru yg hebat bagi Ananda tercinta πŸ˜„


Laskar abaca 3
Baca Selengkapnya....!

Jumat, 20 Januari 2017

Fokus Pada Kekurangan akan Membuat Kita Kehilangan Rasa Syukur

FOKUS PADA KEKURANGAN ANAK MEMBUAT ORANGTUA KEHILANGAN RASA SYUKUR


Ada sebuah cerita tentang seorang guru yang menuliskan perkalian dg cara spt ini


8 x 1 = 7

8 x 2 = 16

8 x 3 = 24

8 x 4 = 32

8 x 5 = 40

8 x 6 = 48

8 x 7 = 56


Lalu semua murid di kelas pun tertawa terbahak2 melihat kesalahan gurunya. Mereka meledek sang guru, bagaimana mungkin 8 x 1 = 7 ?


Ya, dan guru pun menjawab bahwa dia sengaja melakukan hal itu, untuk mengetahui reaksi murid2nya. Apakah mereka hanya akan fokus melihat satu kesalahan padahal ada 6 jawaban yg benar. Ternyata sang guru pun melihat, bahwa 6 jawaban yg benar itu TIDAK MEMILIKI arti hanya karena ada 1 jawaban salah.


Begitulah sifat manusia, yg cenderung selalu mengungkit2 dan mengingat2 kesalahan dan melupakan kebaikan yg begitu BANYAK. Hampir dalam semua hal, manusia spt itu.


Seorang ibu, melihat sang anak kesulitan membaca disebabkan sebuah penyakit disleksia misalnya, membuat sang ibu merasa buruk dg anak tsb lalu menekan mereka supaya bisa spt anak2 lainnya. Tiba2, anak yg sebelumnya tidak memiliki masalah apa2, menjadi begitu buruk dan menyulut emosi orangtuanya.


Seorang guru, melihat satu murid yg susah mengidentifikasi huruf, lalu memarahi muridnya disebabkan murid tsb tidak merespon huruf spt anak2 lain. Tiba2 murid yg sebelumnya tidak memiliki masalah apa2, menjadi murid yg bisa merusak mood dan membuat gurunya marah.


Begitulah kita, fokus pada kekurangan, fokus pada kesalahan. Seorang anak, seaktif apapun, meski mereka tidak pandai di sekolah, mereka pada dasarnya adalah anak yg baik. Mereka hanya kesulitan memenuhi ekspektasi guru atau orangtua, sebab mereka memang tidak mampu mengendalikan perbuatan tertentu sebab itu kekurangan mereka.


Allah menciptakan setiap anak sesuai fitrahnya, yaitu baik. Fokus dg kekurangan anak hanya membuat kita tidak bersykur dan membuat anak kehilangan rasa percaya diri dan menganggap dirinya buruk. Fokuslah pada kekuatan mereka, kelebihan mereka, sebab Allah sudah menciptakan mereka dg sebaik2 bentuk, lengkap dg sifat, kelebihan atau potensi masing2. Jadikan mereka bintang, dg potensi yg diberikan Allah kepada mereka. Mereka mampu, begitu juga Anda.


Hargailah kebaikan kecil anak Anda, gali lah potensi anak Anda. Dengan begitu rasa, Anda tidak kehilangan rasa syukur dan anak Anda bisa semakin melejit. Jangan lupa bermain abaca bersama Ananda di rumah, jangan lupa tertawa saat bermain abaca dg mereka. Senyuman Anda itulah yg mereka harapkan 😊


Laskar abaca 4


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 19 Januari 2017

Anak-Anak Mogok Sekolah

ANAK2 MOGOK SEKOLAH UMUMNYA KARENA MEREKA ...

1. Tidak dapat berkembang secara kognitif, artinya materi di sekolah, terlalu sulit shg tidak dapat mengikutinya dg baik. Dan terkadang terlalu mudah shg membuat bosan. Materi yg tingkat terlalu mudah atau sulit, akan membuat anak gagal tumbuh secara kognitif. Akibatnya anak tidak kreatif, tidak terdorong rasa ingin tahunya dan malas sekali berangkat ke sekolah.

2. Tidak dapat berkembang secara emosional. Sebab, di sekolah, sering terjadi bullying, anak gendut diledek. Jika perasaan aman tidak dapat dipenuhi maka anak akan terhambat pertumbuhan emosionalnya. Bahkan akhirnya, dia pun lebjh suka tidak berangkat sekolah daripada mendapat pengalaman menyakitkan.

3. Tidak dapat tumbuh secara sosial. Ketika lingkungan kurang aman, teman2 tidak bersahabat dan cenderung acuh. Anak akan cenderung menarik diri dari lingkungan, akibatnya dia gagal tumbuh secara sosial. Dan efeksamping terakhir adalah anak jadi malas berangkat sekolah.

3 komponen di atas, bukan bersifat mutlak, tapi dihadapi oleh sebagian besar murid yg mogok sekolah.

Anak2 perlu sekolah yg dapat merangsang tumbuhnya kecerdasan kognitif, emosional dan sosialnya.

Sekolah sehat, adalah sekolah yg memahami kebutuhan murid, sebagai individu dan tidak memberikan tekanan kepada murid. Sekolah idaman adalah sekolah yg mampu memenuhi kebutuhan anak, salah satunya melalui media belajar yg sesuai dg psikologi anak.

Jangan lupa, bermain abaca bersama murid2, agar murid2 semakin cerdas dan pertumbuhan kognitif, sosial, dan emosionalnya terpenuhi 😊.

Laskar abaca2

Informasi dan Pemesanan
SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 18 Januari 2017

Memberikan Waktu Berkualitas untuk Anak

BANYAK ORANG BILANG PENGEN MEMBERIKAN WAKTU BERKUALITAS KEPADA ANAKNYA TAPI ...


Mereka gagal memberikannya sebab saat sudah bersama anaknya, bundanya malah :


1. Pusing mikirin kerjaan yg belum kelar

2. Ngurusin badan capek yg belum sembuh

3. Apalagi jika bunda sedang punya masalah dg rekan kerja atau siapa aja. Bisa dipastikan deh, waktu berkualitas tinggalah kenangan.


Padahal kualitas hubungan kita dg anak ditentukan oleh kualitasnya, bukan kuantitasnya.


Dan kita tidak dapat memberikannya jika kita sendiri tidak bahagia atau sedang punya masalah.


Jika sedang dalam kondisi yg kurang memungkinkan, maka hubungan berkualitas susah terjalin. Itulah sebabnya bunda perlu bebaskan pikiran dilu sebelum bermain dg anak.


Jangan lupa menberikan waktu berkualitas selagi anak berusia dini agar Perkembangan anak menjadi maksimal.


Jangan lupa bermain abaca dg waktu berkualitas untuk memperoleh hubungan berkualitas


Laskar abaca 1


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 17 Januari 2017

Penyakit Berbahaya yang Ditimbulkan oleh Gadget dan Solusinya

PENYAKIT BERBAHAYA YG DITIMBULKAN GADGET DAN SOLUSINYA.


Anak jaman sekarang, semenjak kenal Gadget penyakit yg muncul ternyata banyak. Dan satu di antaranya adalah "malas bergerak atau semakin jarang melakukan aktivitas fisik." Disamping penyakit lainnya spt cuek dg lingkungan, kasar, bahkan peluang terkena ADHD dan Speech Delay makin besar 😱.


Ternyata menurut penelitian, anak2 yang nyandu Gadget memiliki potensi terkena ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder). Dan emang faktanya pengidap ADHD usia dini terus meningkat di era Gadget. Apa penyebabnya? Layar HP yang menayangkan gambar warna warni yg bergerak sangat cepat membuat anak kesulitan untuk fokus. Akibatnya mereka memiliki masalah konsentrasi atau otak bagian depan mengalami gangguan shg peluang terkena ADHD meningkat. Anak jadi ga bisa fokus, susah ditenangkan, dan tak hanya itu, peluang terkena Speech Delay pun juga besar.


Apa ga boleh main HP? Boleh bun, tapi utk anak usia dini maksimal 1 jam sehari ya. Sisa waktu yg banyak bisa digunakan main yg lainnya, salah satunya main abaca.


Jaak Pankseep, pakar otak anak mengungkapkan bahwa permainan yg sehat mempunyai dampak besar pada otak bagian depan, yaitu bagian yang menjadi kontrol diri. (Katalog abaca hal 37).


Salah satu permainan yang bagus, ada di ABACA Flashcard. Karena bersifat interaktif, melibatkan banyak indera, bersifat privat dan mampu mengembangkan imajinasi anak. Abaca jg telah digunakan untuk terapi anak dg gangguan ADHD dan sebagian berhasil disembuhkan jk ditangani therapist berpengalaman.


Lebih asyik lagi jika bermain ABACA dikombinasikan dengan permainan tradisional. Seperti yang dilakukan Mba Panju dan suami yang bermain engkleng dan bekel sambil tebak kartu ABACA dengan anaknya (2,5 th). Serasa mengelilingi lapangan 5 kali. Awalnya berniat beli bola bekel utk mengenalkan permainan tradisional pada si kecil. Tapi gara2 bolanya selalu menggelinding akhirnya olahraga deh ibu bapaknya untuk ngambil bolaπŸ˜†πŸ˜‚. Tapi asyik lho.


Permainan tradisional sambil belajar #ABACA memiliki manfaat:

√ melatih kekuatan fisik

√ melatih sportivitas

√ melatih kerjasama dan sosialisasi

√ meningkatkan rasa percaya diri

√ menumbuhkan semangat belajar dari permainan


Ayok ayah bunda, kita hidupkan kembali permainan tradisonal dipadukan dengan permainan #abacaflashcard nya..!

Belum punya #abaca nya? Pesan sekarang ya


Iklan persembahan #grup20 pembinaan


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Senin, 16 Januari 2017

Studi Kasus Abaca:

Studi kasus :

Apakah anak yang terlalu bersemangat belajar pakai abaca, kelak bisa mengalami Mental Hectic ?


Jawab:

Mental hectic itu adalah kondisi yang muncul akibat tertekan. Bukan akibat perasaan senang. Tertekan dan senang, adalah 2 hal yg berbeda. Efek senang yang ditimbulkan abaca, mirip dg efek senang ketika anak2 bermain game pada umumnya spt game angry bird, dll. Yaitu senang, bahkan sebagian anak, mengalami kecanduan (kesulitan berhenti bermain abaca, mirip efek kesulitan berhenti bermain game HP).


Jadi efek abaca, tidak menimbulkan tekanan, bahkan sebaliknya menimbulkan perasaan senang yg luar biasa pada sebagian besar anak (syaratnya anak siap belajar membaca dipandu dg pembimbing yg sabar).


Hal ini sesuai hasil riset universitas Pensylvania ttg pentingnya permainan thd perkembangan korteks anak.


Riset universitas Pensylvania meneliti 64 anak yg distimulasi dg permainan huruf, angka, warna dll lalu discan lagi otaknya setelah 15 tahun kemudian. Hasilnya pertumbuhan korteks anak2 yg distimulasi dg permainan tadi berkembang pesat dibanding yang dengan tanpa stimulasi.


Juga riset Pankseep yg menyebutkan permainan dapat menyembuhkan berbagai masalah konsentrasi. Umumnya penderita ADHD dapat disembuhkan dg permainan yang mengharuskan anak untuk fokus.


Dan ini permainan bersyarat yaitu yg membuat anak anak merasa senang dan dekat dengan pembimbing. Jadi bukan permainan yang meminta anak bermain sendiri ya. Permainan yang melibatkan interaksi dg pembimbing mirip dg permainan abaca flashcard. Anak tidak dibiarkan main sendiri tidak terarah.


Dan ini cukup membantah orang - orang yang berpendapat bahwa permainan huruf itu ga ada gunanya. Mereka bahkan tidak pernah mengadakan penelitian, dan data pendukung argumen tsb tidak ada.


lalu,

APAKAH ANAK AKAN BOSAN SAAT SD?


Bosan tidaknya anak ketika SD, BUKAN disebabkan karena sebelumnya anak belajar pakai ABACA, tapi terkait dengan materi dan guru di SD tsb.


1. Apakah guru saat di SD monoton saat mengajar?

2. Apakah alat peraga kurang shg anak2 kurang termotivasi belajar?

3. Apakah semua materi sudah dikuasai, shg anak harus mengulang2 materi yg sudah dikuasainya?

4. Apakah materi di sekolah TERLLAU sulit shg anak tidak dapat mengikuti pelajaran di kelas.


Itu ke 4 hal yg umumnya membuat anak -anak bosan di sekolah.


Jadi, orangtua harus pintar memilihkan sekolah buat anak dan disesuaikan dengan kemampuan anak. Tanya-tanya dulu materi apa aja yg diajarkan di sana dan ukurlah apakah anak kita ini menganggapnya terlalu mudah atau terlalu sulit? Ini akan memberi pandangan kepada orangtua apakah anak akan betah sekolah di tempat tsb.


Sebab materi yg terlalu gampang juga bisa membuat anak bosan.


Khusus abaca, sebagian anak emang ada yang ga pernah bosan, diulang beberapa kali pun bosannya ga pernah hilang. Tapi kalo model anak2 tertentu, yg mungkin tipe serius, justru malah bisa bosan jika materinya sudah terlalu gampang. Contoh, udah hafal semua huruf di box 1, tapi ditanya berulang2 melulu. Kalo anak sudah menguasai materi, maka tingkat kesulitan harus naik pula. Agar antusiasme bisa terjaga. Tapi ini TIDAK BERLAKU untuk semua anak abaca, sebagian bahkan mau diulang 50 kali ga ada bosannya...


Jadi hasil setiap anak bisa berbeda,

bergantung jenis kecerdasan anak, dan kreativitas pembimbingnya serta pemahaman pembimbing terhadap karakter anak.


Selamat mencoba, Bermain ABACA.


Sumber : pembinaan pemasar ABACA oleh bunda Diena Ulfaty.


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Minggu, 15 Januari 2017

Permainan Sepanjang Masa

"PERMAINAN SEPANJANG MASA"


Waktu kecil dulu aku suka maiiin ....


Widi : "Maen bola bekel, lompat tali, angklek model pesawat (ga tau bahasa Indonesia-nya) πŸ˜‚πŸ˜‚"


Rovi : "Bola bekel, lompat tali, petak umpet, gobag sodor, dakon, hehee ... buanyaaak!"

Rovi (lagi) : "Kelereng sama layang-layang juga suka saya, soalnya punya kakak laki-laki 3 orang jadi ikut-ikutan πŸ˜„"


Sri : "Dakon, bekelan, kasti, galah asin, sunda mandah, ular tangga! πŸ˜„"


Onie : "Main sipak tekong (semacam petak umpet). Main yeye (lompat pake karet gelang yang dijalin itu lho), suka kesel, soalnya sering jadi anak bawang alias gak dianggep, wkkwkw. Main layangan πŸ˜‚ paling seru kalo layangan putus. Ngejar sampe ke kubah masjid."


Ini yang lagi curcol para emak, Bunda.


Mendengar permainan yang mereka sebutkan angan jadi melayang ke era permainan 80-an, saat di mana anak-anak belum tafakur ke gadget.

Berkejaran dengan riang di tanah yang lapang atau main petak umpet di gang sempit tak pernah jadi masalah. Main halma, ludo, ular tangga, atau monopoli dengan teman, saudara atau keluarga sambil menikmati cemilan sore yang dibuat ibu selalu menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Permainan murah meriah tapi rasanya begitu mewah saat bisa langsung bertatap muka, pelototan mata, nangis pas kalah, baikan lagi pas diajak main, menunjukkan segala macam ekspresi yang dirasakan dengan bebas.


Ya, bebas tanpa paksaan, tanpa banyak aturan, itulah sejatinya permainan. Kemanakah moment seperti itu hendak dicari saat ini?


Percayakah Bunda bahwa, "Permainan membuat anak semakin cerdas?"*


Para ahli berpendapat, "Permainan berdampak positif pada perkembangan otak depan. Kurangnya permainan pada anak berdampak pada penundaan kematangan otak." (Dr. Jaak Paanksepp dan Nikki Gordon)


Pas dengan konsep tersebut, kini Abaca Flashcard hadir untuk Bunda dan si kecil di rumah sebagai media edukatif yang mengedepankan PERMAINAN sambil belajar membaca, english, dan ngaji.

Terkesan kuno atau jadul, kah, jika kemudian Abaca ingin menghadirkan permainan versi tahun 80-an di jaman modern seperti sekarang ini?


Insya AllΓ’h tidak, Bunda. Yang diusung Abaca adalah bagaimana agar anak dan orang tua atau guru bermain sambil belajar secara interaktif (ada hubungan timbal balik antara ortu/guru pendamping dengan anak/murid), tidak sendiri layaknya dengan gadget. Melibatkan banyak indera, selayaknya permainan tahun 80-an dulu. Bersoraklah ketika mendapatkan es krim yang banyak. Terkejutlah saat mendapatkan kartu dinamit. Meringislah jika masuk lubang jebakan.


Biarkan anak-anak berimajinasi dengan pion es krimnya, dengan misteri si stroberi, dengan harta karun di peternakan sambil menebak suku kata agar kelak bisa membaca. Biarkan anak-anak main jual-jualan mobil dan kue-kuean sambil memahami kosa kata english seperti dulu emak pernah main pecel-pecelan dengan merontokkan dedaunan atau bunga dari tanaman yang dipelihara ibu. Biarkan anak menjelajah dengan prajurit donat dan pepi si permen pizza sambil melafal huruf hijaiyyah berharap kelak mereka cinta mengaji.


Bebaskan ekspresi dengan permainan, dengan demikian pelajaran lebih mudah dipahamkan.


Kelak, siapa tahu, kemudian Abaca dikenal pula sebagai "Permainan Sepanjang Masa" yang mencerdaskan anak bangsa dengan penuh bahagia, seperti permainan tahun 80-an yang dimainkan para emak ini dulu. πŸ˜‰


Siap bermain dan mengenal Abaca, Bunda?

Dia ada di sekitar, Bunda πŸ˜„ ayooo cariiiii akuuu!


Salam hangat dan selamat bermain 😍

#LaskarAbaca19


*katalog Abaca hlm. 38


Informasi dan Pemesanan
SMS/WA Sri Wahyuti 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 14 Januari 2017

DIsuruh Tidur Gak Mau, Maunya Main Abaca Saja

DISURUH TIDUR, GA MAU!! KATANYA MAU MAIN ABACA HIJAIYAH SAMPE DAPAT RAJA DONAT. PAS CAPEK, ADEK PUN TERTIDUR DI SEBELAH RAJA DONAT.


"Bermain adalah salah satu bentuk riset paling mutakhir" (Albert Einstein).


Pertanyaannya mengapa? Ya, ternyata para ilmuwan pun menemukan teori tertentu dengan cara bermain. Contoh ilmuwan bernama Richard Feynmann yang mendapat Nobel bidang Fisika Kuantum setelah bermain dengan gasing. Keren kan? Kondisi ini disebut sebagai kondisi "flow". Pada kondisi flow inilah materi (pelajaran) bisa diserap dengan cara terbaik.


Tapi tidak semua permainan bisa membuat anak dapat menyerap materi. Hanya permainan yang membuat anak nyandu belajar saja yang dapat melakukannya. Seperti kondisi putra Bunda Rini Nuriyati ini, yang sampai disuruh tidur tidak mau sebelum dapat raja donat di abaca hijaiyah 1. Kok bisa ya?


Si adek mengalami kondisi flow yang membuat perasaannya benar2 exciting, adrenalinnya terpompa dan dia tidak mau berhenti belajar sebelum mendapatkan raja donat. Padahal utk bisa mendapatkan raja donat si adek harus bisa menebak 87 kartu hijaiyah. Siapa yang menyuruh si Adek belajar kalo bukan perasaan cintanya kepada raja donat? Sama sekali tanpa tekanan Bunda, malahan ngantuk pun dibela2in main abaca hijaiyah seri raja donat.


Inilah kehebatan abaca flashcard dibanding flashcard lain di pasaran. Dapat menciptakan kondisi flow dengan mudah ketika anak2 yang sudah matang atau siap belajar simbol (huruf), dikenalkan produk ini. Flow artinya belajar itu indah, menyenangkan, bikin hepi, dan ada hasilnya setelah main. Anak pun dapat menguasai materinya dengan cepat. Testimoninya sudah ratusan lho, sudah banyak yang membuktikan manjurnya metode ini.


Karena pembelajaran huruf memerlukan kematangan otak disebabkan melibatkan sesuatu yang abstrak maka faktor kesiapan anak juga menentukan keberhasilan. Jadi bunda jika anak Bunda sudah menunjukkan ketertarikan mengenal huruf maka tidak ada salahnya mencoba metode ini. Atau jika anak Bunda susah mengingat jika pake buku, maka abaca flashcard bisa menjadi solusinya. Metode ini telah diujikan kepada lebih dari 100 anak usia TK dan tingkat keberhasilan mencapai lebih dari 90%. Dan meningkat menjadi 100% utk anak yang dinyatakan siap belajar huruf atau simbol (membaca).


Mainan sehat utk anak2 yang memiliki efek samping mencerdaskan anak, mengembangkan imajinasinya, membuat anak menjadi makin kreatif dan juga materinya pun jadi mudah dipahami karena disusun secara sistematis berdasarkan tingkat kesulitannya dan pola huruf.


DAPATKAN SELURUH SERI ABACA FLASHCARD DI PEMASAR RESMI ABACA.


ABACA TIDAK DIJUAL DI TOKO BUKU


By: Tim Kreatif Abaca

Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151

Baca Selengkapnya....!

Kenapa Abaca Gak Hadir dari Dulu Yach?

KENAPA ABACA FLASHCARD HADIR DI MASA KINI YACHH, KENAPA GA DARI DULUUUU….


Masa-masa kanak-kanak Mba Ambu Zes tampaknya aga tertekan. Tertekan dalam belajar tentunya. Di masa kecilnya kan belum ada ABACA flashcard yack… Nah pas lihat ABACA ini, jadi sedih banget deh mengenang masa lalunya. Kenapa ga dari dulu ya, ABACA hadir buat anak-anak Indonesia? Tapi ya udah lah, itu sudah lewat. Yg pasti, masa kini anak2 Indonesia sudah banyak yg menikmati permainan ABACA yg bikin “ mabuk”. “Mabuk” belajar,… ^_^


Penemuan ABACA flashcard emang sangat cemerlang dan menginspirasi banyak ortu dan guru TK dimana saja. Sudah banyak TK yg memanfaatkan media flashcard ini sebagai teman bermain dan belajar anak. Heboh deh berita keberhasilan ABACA ini, baik di dunia maya maupun nyata. Banyak testimony dari agen dan distributor yg memaparkan kepuasan para customernya. Benar lah kata Mba Ambu Zes, kenapa ga dari duluuuu ada ABACA flashcard. Yach mungkin karena Allah baru mengizinkan ABACA flashcard hadir bersama kita di masa kini.


Sudah bukan rahasia lagi kalau ABACA bikin heboh anak sekaligus ortu/guru. Game yg ada dalam setiap seri ABACA flashcard membuat anak betah bermain. Dan ga nyadar bisa baca. Kenapa ga nyadar? Karena sambil main kan, dan tidak ada tekanan dalam setiap permainannya. Ramah sekali buat anak. Apalagi dalam serinya selalu ada reward2 yg bikin anak tambah semangat. Dalam game ABACA seri 1, anak akan dapat reward panen es krim. Setelah mampu menebak huruf/ suku kata, maka anak akan meluncur dipapan mainnya dgn kuda2 yg lucu. Meluncur sesuai dgn poin yg diperoleh. Mainkan yuk, ABACA seri 1, ini. Dan lihat, reaksi anak, ya. Juga jangan lupa puji keberhasilan mereka. Ini bagian dari keberhasilan proses belajar juga. Jangan dicemoh bila mereka belum berhasil. Hasilnya nanti akan kontradiktif. Oleh karena itu, kesiapan pemahaman ortu terhadap cara main, juga perlu diperhatikan.


Full game deh. Ada game di seri 2 tentang stroberi yg akan mengasah imajinasi anak, warna warninya itu lho, seakan lihat stroberi beneran. Ada game di peternakan kuda yang penuh dengan cokelat, game menjelajah ke dalam istana Raja Donat, serta anak-anak diajak main bhs Inggris sambil jualan kue, jadi chef nih, sekaligus belajar jadi pengusaha mobil di game Toys Island ABACA seri English. Wahh, asyik kan,ya.


Tapi, yg ga boleh luput dari perhatian guru dan ortu adalah, perkembangan anak beda2 kan. Ada yg cepet bisa. Ada yg masih perlu perhatian lebih. Ga papalah, itu mah biasa. Namanya juga anak2 kan. Hasil tiap anak bisa berbeda-beda. Dari data riset yang dilakukan oleh kepala sekolah TK muslimat NU Pronojiwo kab Lumajang didapatkan bahwa riset yang melibatkan 102 siswa TK muslimat NU tsb hanya 10 anak yang kesulitan menggunakan abaca disebabkan belum siap belajar simbol. Adapun 92 anak yang telah siap belajar simbol telah SUKSES menerapkan ABACA dan hasilnya bisa membaca dalam waktu cepat lebih cepat daripada menggunakan metode lain.


Efektivitas metode abaca terbukti hingga 90%utk anak usia TK (4tahun).


Nah, nunggu apa lagi? Simple kok mainnya, seru gamenya. Yuk order ^_^


#TimKreatifABACA


Colek Ambu Zes

Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Harga "Kasih Sayang" Lebih Besar Dibanding Harga Gadget

HARGA "KASIH SAYANG" JAUH LEBIH BESAR DIBANDING HARGA GADGET.


Kemudahan itu membuat tumpul. Ya, manusia yg selalu mudah hidupnya, tidak akan belajar utk survive. Manusia hebat itu lahir dari kesulitan, bukan kemudahan.


Begitu juga dg kemudahan teknologi, juga bisa membuat tumpul empati atau rasa peduli dg lingkungan. Karena sangat mudah mendapatkan KESENANGAN lewat teknologi, anak2 suka sekali menghabiskan waktu di depan Gadget, sampe malas bermain bersama temannya. Bahkan kalo disuruh bantuin ibunya, wadaaaaawww pakarnya ngeles deh. Jawabnya, "entar... Entar... Dll." Tul nggak bun? Kalo dibiarkan dan makin parah, bisa jadi makhluk anti sosial 😱.


Anak2 menjadi kasar, cuek, dll. Ya, ini sekedar contoh anak kebablasan pake teknologi. Kita ga bisa memungkiri pentingnya teknologi. Sebab ya, di jaman sekarang kita emang ga bisa meninggalkan teknologi. Tapi, imbangi teknologi dg permainan yg menumbuhkan rasa empati spt abaca flashcard. Agar gejala antisosial bisa teredam dg permainan yg membuat anak harus bersosialisasi.


Mulai ciptakan kembali yuk bunda permainan era 80an yang lebih menyenangkan dari gadget dan lebih menantang melalui pernainan abaca. Ga cuma anak TK, yg SD juga suka.


Abaca flashcard permainan yang bersifat interaktif,melibatkan banyak indera,dan mampu mengembangkan imajinasi anak .
Gerald Lesser, psikolog Harvard University


Abaca flashcard mengusung tema game dengan tingkat kesulitan yang rendah agar bisa mengalihkan anak2 dari game -game yang kurang mendidik.


Dengan Abaca flashcard anak2 belajar dengan senang dan tidak tertekan.Bahkan mereka lupa kalau sedang belajar .Menurut Prof.Jaak Pankseep. Hal ini sangat baik bagi tumbuh kembang otaknya.


Yuk, bunda2 tercinta jangan lewatkan kesempatan emas untuk berbagi cinta dgn hadiah kekinian untuk anak imutmu,,,abaca flascard..solusi ibu cerdas, solusi anak no gadget...

Dapatkan di agen/marketer resmi di kota anda

Salam super, iklan by grup 18

widia,lia,friska,sri herlina dan riza umami


SMS/WA Sri Wahyuti 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Jumat, 13 Januari 2017

Gak Nyangka, Juara 1 Berkat Abaca

GA NYANGKA JADI JUARA 1 DI SEKOLAH PADAHAL ....


Alhamdulilah untuk kesekian kalinya berjumpa dengan HARI IBU,tahun ini baru terasa perbedaannya....sangat spesial...
Kado terindah dari Gadis Kecilku Aletha untuk Mama....

.
.
Acara ambil rapor sekolah Aletha adalah hari ini pukul 07.30-09.00 dan Mama&Aletha baru tiba pukul 08.00
Sempat bingung karena begitu turun dari motor uda banyak yang njeritin..."No...oooooo...Aletha nomer 1!!!!"(kirain diledekin karena datangnya telat yeeeeee.....)..


"Xiixixix...apaan sih???ngeledek ya???" Begitu jawabku.

.
.
Masuk lagi ke dalam ruang kelas ada yang nyeletuk "Aletha selamat ya juara I lho!!!" (Lha?????bingung jadinya,kan masih TK masa iya pake peringkat2an hihi)

.
.
Begitu face to face dengan Bunda Ria(Wali Kelas Aletha di TK A)iya betul Bunda menyampaikan jika progress Aletha di atas diantara ke11 teman sekelasnya plus yang paling rajin datang ke sekolah(gimana ga???..ada yg absen sampai 22 hari).

.
.
Alhamdulilah ya Nak...Mama bangga sekali...!!

.
.
Sebenarnya saya tidak pernah mentargetkan Aletha jadi "Bintang" di kelasnya,hanya saja saya sangat selektif memilih media yang tepat sebagai penunjang belajar di sekolahnya tanpa les ini itu di sana sini(kasian anaknya...masih kecil uda disuru mikir banyak)

.
.
Saya hanya pakai abaca flashcard sebagai media bermain anak2. Kerasanya bener2 spt bermain, tapi abaca ini yg bikin Aletha jadi tertarik pengen tahu huruf, juga makin semangat belajar baca (soalnya kerasa kayak main game aja), juga membuat Aletha tertarik belajar berhitung.

.

Dengan ABACA, Aletha makin mengenal beragam nama benda dan fungsinya, dan pokoknya nyenengin lah kalo lihat progres Letha sangat pesat padahal cuma NGEGAME aja 😁.


FORZA ABACA!!!!!

LUV U SO MUCH!!!!


This is for u mom Diena Ulfaty!
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 12 Januari 2017

Susahnya Ninggalin Gadget di Jaman Sekarang

KITA SEMUA HIDUP DI ZAMAN GADGET, SUSAH NINGGALIN GADGET... TAPI ...


Hai Moms!!!

Jaman makin maju,teknologi makin berkembang dan imbasnya ke perkembangan anak-anak juga.

.
.
.
Apa mommies tahu bahaya atau dampak gadget pada mereka???


Cekidot ya!


√menurunkan perkembangan otak anak karena bahaya radiasi yang ditimbulkan

√mengurangi kemampuan anak berinteraksi sosial dengan rekan sebayanya

√anak menjadi temperamen

√membuat anak gadgetholic akut

√mengakibatkan obesitas dan gangguan penglihatan

Masih banyak lageee...

.
.
Masih ga ngeri kah moms???

Dan ternyata screentime dari gadget berbahaya banget buat anak di bawah 2 tahun lho,seperti yang dilansir www.learn-with-fun.com yaitu:


° otak bayi dioptimalkan untuk belajar dari interaksi sosial dan alat elektronik tersebut mengurangi bayi untuk berinteraksi dengan orang lain.Hal ini sangat mempengaruhi perkembangannya.

° Pertumbuhan dan penciutan koneksi sinaptik begitu aktif pada 3 tahun pertamanya. Otak anak usia di bawah 3 tahun masih belum terstimulus. Memaparkannya pada gadget hanya akan membuat banyak koneksi sinaptik nya tidak berkembang bahkan menghilang.

° Sejumlah studi menunjukkan bahwa menggunakan gadget secara berlebihan berkorelasi dengan perkembangan bahasa yang buruk.

° Orangtua perlu melindungi anak dengan menjauhkan mereka dari alat elektronik seperti TV dan gadget hingga setidaknya berusia cukup

°Berikan alat stimulus lain yang lebih bermanfaat seperti buku,media edukatif atau kegiatan fisik yang membantu perkembangan otak anak secara aktif.

.
.
Lalu apa solusinya untuk anak2 yg suka gadget?

.
.
ABACA FLASHCARD ini salah satu media yang bisa mengimbangi efek gadget. Bahkan sebagian anak dapat meninggalkan gadget setelah kenal ABACA, meski sebagian yang lain sifatnya hanya mengurangi intensitas bermain gadget. Tidak mengapa, buat yang kecanduan gadget, bisa diterapi kok dengan ABACA utk mengurangi intensitasnya bermain gadget. Sebab meninggalkan gadget bagi sebagian anak yg sudah nyandu akan terasa berat. Tapi kita harus mengurangi aktivitas gadget ini ya Moms demi mengurangi hal-hal negatif yg akan terjadi pada anak2 kita.

.
.
ABACA ga cuman bikin anak pinter tapi juga insya Allah bikin kompak ortu-anak plusssssssss makin kekinian. Asalkan ortu jangan uring2an juga ya kalo main ABACA dengan anak.


.
.
Era 2000an mainan anak-anak era 80an makin tergerus dengan fenomena gadget.

Yuk hidupkan lagi dengan ABACA!!!!!

.
.
.
Masih kepoin ABACA???

inbox saya ya... πŸ˜‰


Iklan di persembahkan oleh #LaskarABACA17


Yuk, yang mau kepoin Abaca Flash Card

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 11 Januari 2017

"Qisya dan Candu Abaca"

Ingat Qisya?

Yang pernah ibu peri ceritakan, antusias banget dan langsung terbangun pas denger si bunda buka paket Abaca yang baru dijemput ayahnya. Paket yang kata ayah bunda ini, kok cepat banget nyampe nya, padahal kirim dari Pekanbaru ke Klaten 😁
Truss Qisya gak mau bobok lagi karena pengen main Abaca ☺


Nah, ini Qisya yang sama. Putri Bunda Poppy yang usianya masih 2,8 thn. Bunda Poppy ikut arisan yang pernah ibu peri adakan buat dapetin 1 paket lengkap Abaca ini. Sebenarnya beliau nomor urut 1 dari 5 anggota per kelompok, tapi karena menyadari anaknya masih unyu-unyu usianya, beliau kasih nomer itu ke bunda yang lebih butuh (usia anak sudah cukup untuk main Abaca). Akhirnya beliau ngantri di nomor paling akhir.


Tujuan utamanya adalah menyenangkan Qisya. Agar Qisya punya mainan edukatif yang ramah untuk otaknya, bisa menstimulasi pengetahuan warnanya, bisa memperbanyak kosa katanya, BUKAN langsung untuk pengenalan ke huruf atau suku kata, mengingat usia Qisya masih di bawah 3 thn.

Dari cerita bunda Poppy, insya AllΓ’h mereka bermain tebak gambar dengan enjoy.


Eh, siapa sangka baru-baru ini, disamping pengetahuan warnanya yang sudah mulai berkembang (satu-satu masih lupa) AllÒh memudahkan Qisya memahami suku kata juga; a, ba, ca, ga, ma ... 😍 Padahal bunda Poppy hanya sesekali menyebut suku kata ini. Dan kabar menyenangkan lainnya, Qisya selalu nagih pengen main Abaca, lagi, dan lagi, meskipun bunda baru pulang kerja 😁


Qisya dan bunda serta ayah, semoga selalu hepi menemani Qisya bermain dan belajar seperti biasanya. Semoga jadi inspirasi buat pasangan lainnya (juga ibu peri dan pak suami), bahwa gak ada ruginya menghabiskan waktu menemani ananda bermain dan belajar di usia golden age-nya. Ini adalah waktu yang istimewa. Semoga banyak pasangan yang mungkin terpisah jarak menemukan cara unik untuk sebuah waktu yang berkualitas.


Salam hangat dari ibu peri di Rumah Akasia ☺


(Onie Daulat)


#RumahAkasia, 23 November 2016


*percakapan asli ibu peri dan bunda Qisya

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10202827600328261&substory_index=7&id=1748839566



Untuk Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 10 Januari 2017

Trauma Melihat Huruf? Pakai saja Abaca ya...

Bunda ini (cek gambar) anaknya pernah mengalami trauma melihat huruf. Mengapa bisa begitu ya?


Bisa saja disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya bisa disebabkan oleh tekanan saat belajar membaca dan media yang digunakan tidak ramah otak atau membebani seorang siswa.


Tekanan saat belajar membaca, selain terdapat pada media yg salah, juga dapat terjadi jika guru lebih fokus kepada hasil daripada proses. Guru yang cenderung suka marah, membentak, dll., dapat menimbulkan trauma thd anak didik. Jadi Pilihkan guru yg baik dan sabar utk anak2 bunda ya bun... Guru yg sabar, tak hanya membantu progres anak semakin cepat, jg menghindari terjadinya trauma pada anak didik.


Bagaimana dg media belajar membaca? Apa beda media bisa menimbulkan hasil yg beda?


Ya bunda, setiap media tidak sama, terutama pendekatan yg digunakan. Ada media yg fokusnya hanya menampilkan huruf rumit, tidak terklasifikasi dg baik, tidak terstruktur dan tidak sistematis. Ada pula yg tanpa permainan. Ada pula yg pakai permainan tapi susunan materi berantakan (tidak sistematis dan terstruktur).


Nah, abaca komplit bun. Dari sisi materi sudah sistematis dan terstruktur, alfabet pun diklasifikasikan dg baik agar anak tudak terbebani shg jangan heran kalo urutan hurufnya tidak spt alfabet internasional ya. Abaca memiliki tingkat kesulitan game yg terukur. Abaca terjual ribuan copy. Totalnya sudah lebih dari 350.000 copy bun terjualnya.


Yang pasti BESTSELLERNYA karena REJEKI DAN KEMUDAHAN DARI ALLAH ya bun 😊


Apalagi penyebab trauma huruf?

Ekspektasi guru yg berlebihan terhadap murid2 yang belum siap belajar membaca. Shg memicu guru marah padahal anak belum mampu menangkap materi dg baik. Akibatnya anak menjadi takut dan enggan belajar lagi.


Jadi tes kesiapan dipandu dg guru yg sabar dan paham karakter anak, serta media yg ramah otak adalah poros sukses dalam belajar membaca.


Testimoni dikirim tanggal 6 Januari 2017, melalui WhatsApp. Oleh Bunda Aslikhah Feeda di Pundong, kab. Bantul. DIY.


Posted By Fanpage ABACA FLASHCARD kartu belajar membaca balita yg dilengkapi game seru

https://m.facebook.com/pusatABACAflashcard/


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Senin, 09 Januari 2017

Hello, Sebentar Lagi Ananda Masuk SD Lho...

Hello Mommies!!


πŸ””πŸ””
πŸ“’Pengumuman....2x, 5 bulan lagi anak udah mau masuk SD lho...


😱😱 duuuuh,gimana nih...si kakak belum bisa baca.mau daftarin ke SD...tapi dengar-dengar ada tes membacanya.


Jangan khawatir moms,segera ajak anaknya main Abaca Flashcard.


πŸ˜’ anak belum bisa baca,kok malah diajak main?harusnya tuh belajar baca !


Naaah....ketahuan deh,mommies belum kenal Abaca Flashcard ☺


Gini ya Moms...dunia anak kecil itu kan bermain,jadi metode belajarnya juga harus disesuaikan dengan dunia mereka.jangan langsung pakai media buku apalagi main paksa-paksa,anak-anak bisa strees dan sakit lho...kalau kondisinya sdh begitu,bagaimana?wktu tidak bisa diputar kembali Moms!


Nih moms,saya sarankan pakai Abaca Flashcard.


Kenapa harus Abaca Flashcard ???


1. Abaca Flashcard itu mainan edukatif yang sangat "ramah" terhadap otak anak-anak,materinya sudah tersusun dari yang termudah,sehingga saat bermain anak-anak tidak merasa sedang belajar apalagi sampai strees.Malah anak akan ketagihan main Abaca dan efeknya itu lho yang bikin kaget...anak jadi bisa baca,gak pake eja.

2. Varian games Abaca banyak dan beda di tiap serinya,seru dan mendebarkan,ada reward(hadiah) buat anak yang berhasil tebak kartu.ini diaaa yang bikin anak tidak bosan bermain Abaca.bikin anak-anak penasaran...

3. Sudah teruji di tingkat internasional dan mendapatkan penghargaan bergengsi di tingkat internasional.Muatan materinya itu lho moms...dapat Jempol.


INGAT ya moms..Abaca Flashcard itu istimewa.istimewanya,mommies atau daddies harus dampingi anaknya bermain.jangan GALAK sama anak ya...harus SABAR. Namanya juga permainan,ya suasananya dibuat menyenangkan.


Jadi moms,anak jangan dibuat pusing apalagi strees.Dipaksa supaya bisa baca,aiiiiih...ini sayang anak atau tidak sih?


Mikirnya jangan kelamaan,berikan ABACA FLASHCARD buat media belajar anak. Ingat ya moms..Abaca itu MAINAN bukan BUKU.


ABACA FLASHCARD TIDAK DIJUAL DI TOKO,HUBUNGI AGEN,MARKETER,DISTRIBUTOR RESMI ABACA


Informasi dan Pemesanan

SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Minggu, 08 Januari 2017

Dari Pesimis Mau Pakai Abaca, Akhirnya Ketagihan

AWALNYA PESIMIS,....EALAAAAA....KOK JADI KETAGIHAN?????


Adalah cerita mommies Dwi Handayani (Guru SMA,Bekasi Utara) yang pusing 7 keliling dengan buah hatinya Fathan(4thn). Doi uda disekolahkan di PAUD,cuman ya itu Fathan suka gagal fokus karena cepat bosenan tiap dapat media belajar Hehehehe....

.
.

Singkat cerita mom Dwi pun kontak saya by phone lanjut WA...yang tadinya mau order seri baca&hijaiyah akhirnya order sepaket ABACA juga...hehe...Janjian ketemuan cuzzzz jelasin cara pakai ABACA di tiap seri. Dari raut wajah mom Dwi antara pesimis dan bersyukur begitu tau "o....kayak gini to ABACA" hehe...

Nyatanya waktu saya WA malam2,Kakak Fathan ga mau berhenti main ABACA eskrim wkwkwkkw....uda 45menit main,Mom Dwi nyerah juga......"Bobok yuk Kak.....Bunda ngantuk...." Hehehehe...

.
.
Gimana Moms????Apa yang saya bilang???Begitu anak uda "kehipnotis" ABACA,mommy nya yang bakalan kalang kabut wkwkwk.


Semoga Kakak Fathan makin cemerlang dengan ABACA ya Mom Dwi.....


Mommies gimana???????

Mau buah hatinya gitu-gitu ajah?????


Mama Aletha Azka siap membantu!!!



Informasi dan Pemesanan

SMS/WA Sri Wahyuti

085867486151
Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 07 Januari 2017

Survey: Kenapa Pakai Abaca Flash Card?

Bun, mau survei bun? Berapa banyak anak yg bisa membaca AL Quran, tapi ketika besar, menyentuh AL Quran aja enggak pernah, apalagi membacanya? Kira2 apa penyebabnya ya?


Ya, betul. Banyak sekali orang dewasa, suka memaksa anak belajar mengaji. Maksudnya mengaji ini, membaca huruf Arab ya, jadi semacam target membaca buku latihan mengaji. Kalo tamat, maka bisa lanjut AL Quran.


Tapi kenyataannya, banyak anak setelah sukses menyelesaikan semua tahapan itu, eh kok jadi ga suka mengaji ya pas udah besar? Jangan keburu salahkan anaknya ya bun, anak mah ga tahu apa2, tapi kalo terjadi spt itu cobalah introspeksi diri


1. Apakah dulu ketika anak belajar membaca huruf hijaiyah, diawali dg paksaan dan target halaman?


2. Apakah anak2 merasa tertekan saat belajar?


3. Apakah gurunya sabar dan penuh kasih?


4. Apakah diawali dg media yg ramah otak.


Betul bun, cara anak kita mempelajari sesuatu akan mempengaruhi minatnya terhadap ilmu yg dipelajari itu. Contoh ya, tuh yg belajar matematika SMA dg dibentak guru bahkan dipukul, lupa materinya nggak sekarang? Atau jadi benci
Matematika? Ya, selain guru, metode jg memengaruhi minat siswa thd materi pelajaran.


Nah utk menghindari anak membenci belajar hijaiyah (huruf Arab), apalagi AL Quran maka perlu pendekatan yg baik ya bun, yg manusiawi, yg sesuai psikologi spt abaca hijaiyah seri 1 ini bunda. Insya Allah dg izin Allah, abaca hijaiyah bisa membantu Ananda mencintai AL Quran. Smg Allah mudahkan.


Jadi agar tertanam bahwa belajar mengaji itu asyik maka gunakan abaca hijaiyah dulu baru buku. Mengapa harus abaca dulu?


1. Gamesnya bikin anak-anak ketagihan bermain,tidak mau beranjak dari tempat duduknya.karena penasaran pada reward dan cerita.

2. Termotivasi untuk berusaha menyebut huruf tanpa merasa terpaksa.

3. Materinya ringan dan sudah diklasifikasi berdasarkan tingkat kesulitannya.


Jadi bunda,jangan buat anak pusing lagi ya...pakai ABACA DULU,BARU BUKU.


ABACA FLASHCARD TIDAK DIJUAL DI TOKO MAINAN ATAU BUKU.SEGERA HUBUNGI AGEN RESMI DAN DISTRIBUTOR ABACA FLASHCARD

More info dan pemesanan :

Nama : Sri Wahyuti

Telp/ wa/SMS 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Jumat, 06 Januari 2017

Membangun Quality Time Bersama Abaca Flash Card

MAKANYA JANGAN PELIT WAKTU BUAT ANAK, USIA ANAK GA BISA MUNDUR, PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT.


Ada sebagian orangtua yg sama sekali ga mau menstimulus huruf, angka, warna meskipun melalui permainan. Di lain waktu, mereka diam2 memberikan tayangan tak mendidik yg miskin interaksi sosial dalam bentuk VCD, Gadget, dll. Mereka tak sadar membelenggu kreativitas anak mereka. Dan tak hanya itu, pandangan mereka juga bertentangan dg riset.


Apa kata riset di Universitas Pensylvania yg melibatkan 64 anak dan dilakukan selama 20 tahun? Anak2 yg di usia dini (dalam penelitian disebutkan usia 4 tahun) mendapat stimulasi angka, huruf, warna melalui permainan memiliki korteks yg lebih berkembang dibanding anak tanpa stimulasi. Anak2 yg distimulasi tsb, setelah 15 tahun kemudian otak mereka discan kembali, dan ditemukan area abu2 di otaknya mengalami perkembangan. Para peneliti ini juga mengukur hubungan antara orangtua dan anak, seberapa hangat keluarga tsb, seberapa dekat mereka secara emosional, dll. Ternyata hubungan positif yang dibangun antara orangtua dan anak dapat membuat korteks berkembang pesat.


Tak hanya itu menurut teori psikologi kognitif interaksi emosional yg diberikan orangtua kepada anak usia dini, akan mempercepat perkembangan kognitif, emosional dan sosial. Interaksi emosional ini dapat dilakukan melalui permainan huruf spt abaca flashcard.


Saat hubungan positif terjalin maka interaksi emosional pun harus terjalin yaitu ketika perasaan terlibat, perasaan inilah yang akan mengaktifkan berbagai bagian dari otak sehingga perkembangan kognitif, sosial dan emosional menjadi pesat. Jadi beruntunglah orangtua yang dapat memberikan waktu berkualitas dengan bermain bersama anak dengan baik dan berkualitas.


Untuk menjalin komunikasi dan interaksi emosional bisa dimulai dengan bermain Abaca Flashcard. Selama anak masih kecil dan dalam masa pertumbuhan, harus diberikan mainan yang mengharuskan interaksi dengan orangtua seperti Abaca, bukan malah diberikan mainan yang membuat anak bermain sendiri tak terarah. Abaca adalah pilihan terbaik untuk orangtua yang menginginkan anaknya mengalami perkembangan kognitif, emosional dan sosial yang pesat.


( Pembinaan Agen Abaca oleh Owner Abaca Bunda Diena Ulfaty )


Bunda cerdas pilih Abaca Flashcard

Iklan kelompok 10.

More info dan pemesanan :

Nama : Sri Wahyuti

Telp/ wa/SMS 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 05 Januari 2017

Rahasia Anak Suka Mengaji


πŸ”΄INILAH RAHASIA ANAK SUKA MENGAJI πŸ”΄


Ananda ga suka makan jeruk? Nah loh?! Moso iya harus dipaksa juga makan jeruk?? Dari pada maksa2, yuk lebih baik kita cari cara yg smart agar anak bisa suka jeruk.


🍊Coba deh Bunda sekali2 sajikan jeruknya dalam bentuk juice jeruk yang ditaruh di gelas kristal plus dikasih garnis, anak2 pasti mau nyobain juice jeruknya. Lama2 yg tadinya ga suka, bisa suka pake banget sama jeruk loh.


Kenapa jeruk harus disajikan dalam bentuk juice jeruk dulu?🍹

Padahalkan bahan dasarnya sama2 jeruk. Bunda, juice jeruk selain lebih mudah dikonsumsi punya tampilan yang lebih menarik dibandingkan jeruk utuh. Itulah yg membuat Ananda menyukai dan mau mencobanya.


Sama halnya dengan abaca hijaiyah 1. Sebenarnya materi abaca hijaiyah 1 diambil dari iqro jg loh...πŸ˜‰

Tapi di abaca iqronya dikemas dalam bentuk kartu dg permainan berburu di istana raja donat.


Menariknya dimana?

Coba bandingkan dengan tampilan buku belajar mengaji pada umumnya, abaca hijaiyah 1 jauh lebih menarik karena dicetak di atas art paper yang full color, dg bentuk flashcard yg memudahkan anak fokus dan cepat hafal huruf dan dikemas dalam bentuk games bertema "Berburu di Istana Raja Donat".


Mengapa perlu dikemas begitu?

Bunda, menanamkan kecintaan anak pada AL Quran itu tidak gampang. Banyak kan anak2 yg sudah bisa membaca AL Quran setelah dewasa menjadi ga suka baca AL Quran. Itulah sebabnya pendekatan yg baik, melalui game, dibutuhkan, untuk menumbuhkan kecintaan anak pada AL Quran. Jadi, belajarnya pake abaca dulu sebagai tahap utk pemula baru kemudian boleh pake buku mengaji.


Abaca hijaiyah 1 mengajak anak2 belajar hijaiyah sambil menjelajah istana raja donat. Tapi, sebelumnya anak2 harus mendapat prajurit donat dulu dengan cara menebak semua suku kata yang ada pada kartu.

Istana raja donat ini berbeda dari yang lain, karena saat prajurit donat menginjakkan kaki di sana, anak akan mendapatkan berbagai macam gambar donat yang bikin ngeces. Donat ini adalah bekal dalam perjalanan menuju pulau di mana raja donat tinggal. Tidak mudah untuk sampai ke sana, banyak rintangan dan jebakan yg harus dilewati. Perjalanan yg mendebarkan dan susah terlupakan 😱.
Kebayang khan betapa serunya bermain abaca hijaiyah 1??? 😍😍😍


Insya Allah setelah main abaca hijaiyah 1 Ananda jadi makin semangat ngaji Iqro nya.


Hadirkan abaca hijaiyah 1 sebagai teman bermain anak selama libur sekolah.


Dapatkan, hanya di marketer/agen dan distributor resmi abaca.


DISCLAIMER : hasil setiap anak bisa berbeda, bergantung kesabaran pembimbing dan kesiapan masing2 anak.


❄by_team 11 laskar ABACA ❄


More info dan pemesanan :

Nama : Sri Wahyuti

Telp/ wa/SMS 085867486151
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 04 Januari 2017

Abaca Flash Card Seri Hijaiyah 1

EMAK -EMAK LAGI NGOMONGIN APA YA?


Anaknya emak suka kabur saat belajar mengaji, kalo disuruh belajar banyak alesannya, suka lupa huruf. Lha kapan sampe AL Quran-nya kalo kayak gitu. Kebanyakan ngomelin ya capek mulut, yg diomelin ya ga berubah melulu. Usianya baru 4 tahun sih, tapi emak benar2 deh ... Tapi pikiran emak berubah saat dibilang ummi kayak gini.


Ummi:" Mak menurut sya si kecil jangan dituntut terlalu tinggi.......coba sebelum pakai metode mengaji yang menggunakan buku.
Coba deh pakai metode yang saya biasa praktekkan di sekolah saya mak....


Emak:"Metode seperti apa umm?


Ummi:"Metodenya bermain mak......


Emak: "Ah ummi bisa aja,gak ah klo metode nya bermain,entar enggak pinter2 kalau bisa nya cuma main2


Ummi:" Sebentar mak.....jangan koment dulu ya... Sebelum melihat proses mainnya sendiri. Anak- anak berasa bermain, padahal sebenarnya sedang belajar mak"


Si emak bengong diberitahu begitu.


Ummi:"ingat ya.....ajak anak main ketika anak sedang mood,tidak lapar, tidak ngantuk.


Begini nih Mak permainannya


πŸ˜€Pertama2 siapkan guntingan bintang n donat2 nya mak

πŸ˜€Trus mulai buka box 1 mak

πŸ˜€mulai tunjukkan ke anak mak

Ini apa?sambil menunjukkan kartu nya mak

πŸ˜€kalau bisa jawab,anak mak nanti dikasih bintang ya mak......

Sampai kartu habis ya mak


Emak:" πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


Ummi:"Bentar mak....jangan kegirangan dulu.....

Diatas lembar papan main ABACA,anak anak akan diberi tantangan untuk bisa menjalankan prajurit donat agar sampai dikotak nomor 124

Tempat Raja Donat menunggu sang prajurit disebuah pulau.

Prajurit donat adalah istilah pion yang digunakan anak anak untuk melangkah diatas papan main.

Agar bisa berjalan jauh,maka anak- anak harus dapat menebak semua semua huruf yang ada pada kartunya


Dan serunya lagi,diatas papan main terdapat pintu START tempat prajurit donat berdiri pada awal mulanya sebelum memasuki istana Raja Donat yang penuh rintangan


Istana Raja Donat tidak seperti istana pada umumnya

Ketika pintu terbuka dan kita menginjakkan kaki di istana,

Maka kita akan mendapatkan berbagai macam donat yang rasanya lezat.


Donat ini akan dijadikan bekal dalam perjalanan melewati beberapa tempat seperti pasar,rumah-rumah penduduk,laut,sampi akhirnya menuju pulau dimana RAJA DONAT tinggal


BELAJAR HIJAIYYAH sambil menjelajahi istana Raja Donat


Hati- hati....!

Banyak jebakan disana


Gimana Mak, mau nyobain enggak ??????


Emak:" Wow banget umm......bisa sebagus gitu ya umm.....apa dg begitu anak-anak benar2 bisa menguasai hijaiyah ?


Ummi:" Insya Allah mak.....


BELAJAR HIJAIYYAH sambil menjelajahi istana Raja Donat


Hati- hati....!

Banyak jebakan disana


Petualangan seru dan susah dilupakan


dapatkan semua serinya hanya di agen/marketer resmi abaca flashcard.


By:Tim 15



More info dan pemesanan :

Nama : Sri Wahyuti

Telp/ wa/SMS 085867486151

Baca Selengkapnya....!

Selasa, 03 Januari 2017

Kenapa sih Harus Buku Hijaiyah Dulu Baru Buku Mengaji?


KENAPA SIH HARUS ABACA HIJAIYYAH DULU, BARU BUKU NGAJI?


Kenapa sebagian anak kabur saat belajar mengaji pake buku? Kenapa sebagian anak ga naik2 jilid saat belajar mengaji pake buku? Kenapa anak2 kok lambat banget belajar pake buku? Anak di sini yg dimaksud adalah anak usia dini ya bun.


Coba deh kalo ibu dikasih buku matematika, satu halaman penuh isinya rumus, lalu ibu diminta menghafal semua rumus dalam satu halaman. Apa ibu suka? Apa ibu mau? Apakah ibu akan cepat naik 'jilid' matematika?


Kayaknya juga akan sama deh, bakal kabur juga πŸ˜‚. Bakal bilang kalo guru matematika itu tega banget. Jadinya benci deh sama matematika. Nah, buku matematika bagi ibu itu ibarat belajar simbol Arab bagi anak2. Ya, huruf Arab itu abstrak bagi anak2 sehingga mereka pada umumnya menolak atau lambat sekali kemajuannya ketika belajar pake buku. Ini catatan khusus ya buat anak yg baru belajar mengaji usia dini. Bukan usia yg sudah gede.


Jadi agar anak2 ga bete, anak2 jadi seneng, gunakan pendekatan yg sesuai dg psikologi anak. Yaitu


1. Belajar pake abaca hijaiyah seri 1 dg game raja donat. Cara ngajak mainnya gini ya, "adek yuk main game raja donat sama ummi."
2. Baru deh kalo udah lulus abaca bisa pake buku belajar mengaji.


Kasih "pemanasan" dulu kenalan sama huruf hijaiyyah nya dengan cara bermain, dan kasih reward...
Kasih lihat anak 1 kartu huruf hijaiyyah, jika dia bisa menebak dan menyebutkannya, kasih hadiah dan ajak main...


Ya...persis seperti yang ada di ABACA Hijaiyyah...

Anak diminta menebak kartu huruf hijaiyyah, jika bisa menebak, dapat bintang....Nanti kalau bintangnya sudah banyaaaak, dapat "Prajurit Donat" deh... Trus ajak itu prajurit nebak kartu hijaiyyah yang lain, kalau bisa jawab, siap menjelajah di atas papan mainan, dan menjelajah sampai ke Istana Pulau Raja Donat... selama perjalanan, kalau berhenti dikotak yang ada gambar donatnya, dapat donat deh buat isi energi biar sampai ke Raja Donat....


Gimana, Seru Kaaaaaaan???


Banyak sekali anak yg tadinya lambat sekali belajar pake buku, akhirnya terbantu dg abaca. Malah cepet naik jilidnya. Alhamdulillah. Kalo anak ibu memiliki masalah yg sama, coba abaca hijaiyah ya Bu. Smg Allah berikan kemudahan sehingga anak bisa mengaji dg cara yg menyenangkan. Smg pula, sama dg anak2 lain yg kemudian jadi suka mengaji.


Disclaimer : hasil setiap anak bisa berbeda, bergantung kesiapan masing2 anak dan kesabaran pembimbing.


Salam manis dari kami, Laskar ABACA kelompok 13.


More info dan pemesanan :

Nama : Sri Wahyuti

Telp/ wa/SMS 085867486151
Baca Selengkapnya....!