Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Minggu, 12 Desember 2010

MEROKOK DALAM BIS


Saya sungguh merasa kesal tiap kali berangkat kerja menumpang kendaraan bis umum, lalu di sana penumpang penuh berjubel, dan seseorang merokok dengan santainya, tanpa rasa risih apalagi merasa bersalah telah mengasapi orang-orang dengan racun nikotin yang mematikan itu.

Apa ya yang berada dalam pikiran para perokok dalam bis itu? Jikapun tidak tahu , tidak pernah mendengar penuturan tentang bahaya rokok, mbok yao sensi sedikit dengan orang lain.

Terus terang saya memang paling tidak tahan dengan asap rokok. Rasanya bikin pusing. Mungkin karena sedari kecil saya telah terbiasa tidak terkena asap rokok kali, ya? Alhamdulillah, ayah saya bukan perokok, dan alhamdulillah lagi, suamiku juga bukan perokok. Jadi benar-benar saya tidak tahan dengan asap rokok.

Namun apalah daya, tiap pagi tiap aku berangkat kerja menumpang bus, ada saja orang-orang yang tidak tahu diri menghembuskan asap rokok seenaknya. Bahkan mungkin sudah kehilangan sensi ketika seoprang yang lain mengibas-ngibaskan kepulan asap rokok pertanda tak suka asap beracun itu mampir didepan hidung, eh si perokok bukannya sadar mematikan/membuang rokoknya malahan dengan kesengajaan mengepul-ngepulkan asap ke mana-mana. Naudzubillah.

Benar-benar manusia itu susah di atur. Sudah tahu rokok itu berbahaya, tetapi masih dikonsumsi juga. Dan konon perbuatan yang mempunyai kecenderungan untuk diturunkan ke anak-anak ya merokok itu.

Tentang bahaya merokok saya kira semua orang juga sudah tahu, bahkan mungkin para perokok itu sendiri. Sedikit sensasi menenangkan yang diperoleh dari merokok tidaklah sebanding dengan efek yang ditimbulkannya. Bahkan bahaya itu tidak hanya mengancam si perokok saja, melainkan juga orang-orang yang terpapar asap rokok atau dikenal juga dengan perokok pasif.

So pleas, pleas, jangan merokok, apalagi dalam bis.

Gambar: http://gugundesign.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar