Siapa si orang hebat di dunia ini yang bisa hebat tanpa campur tangan seorang 'guru'? Walaupun ada y DO dr sekolah atau tidak sekolah tetap ada seorang 'guru' yang menyertai keberhasilannya yaitu IBU. Jadi peran seorang guru atau pengajar itu penting banget dlm keberhasilan anak didiknya.
Tapi, guru yang bagaimana ya? π
Pendidikan yang baik dapat terwujud dengan guru yang berkualitas dan kreatif.
Guru adalah ujung tombak pendidikan. Seorang guru harus mampu mengembangkan dirinya untuk dapat mengajar secara kreatif, inspiratif dan cerdas agar memiliki keunggulan.
Tak bisa dipungkiri, guru atau pembimbing sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mengajar siswa.
Kriteria guru atau pengajar yang ideal adalah sebagai berikut :
π Sabar mendampingi murid/ anak
π Paham karakter anak
π Tidak berekspektasi tinggi pada anak (fokus pasa proses, bukan hasil)
π Dapat menjalin hubungan positif dengan anak
π Fokus saat mengajar anak
π Suka dengan aktifitas mengajar
π Memperhatikan kondisi anak, apakah sedang lapar, ngantuk atau semisalnya
Selain pengajar, media belajar sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media belajar terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada anak. Selain guru, faktor lain yg ikut memengaruhi kualitas pendidikan adalah media belajar. Jika seoang guru memilih media belajar yg salah utk muridnya, potensi berhasil masih ada namun jumlahnya tidak sebanyak jika media belajar yg digunakan tepat.
Abaca salah satu media belajar membaca, mengaji, B. Inggris yg dirancang khusus utk anak2. Dapat digunakan anak dg berbagai macam karakter. Paduan antara media yg berkualitas, dan guru berkualitas, akan memghasilkan pendidikan berkualitas.
Persembahan Laskar Abaca 7
Informasi dan Pemesanan
Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
SMS/WA 085867486151
Baca Selengkapnya....!
Sabtu, 29 April 2017
Jumat, 28 April 2017
Bye Bye Mental Hectic
BYE BYE MENTAL HECTIC, KEDEKATAN ANAK DAN BUNDA PUN MAKIN ASYIK π
Sebagian orang tua melarang anaknya belajar membaca di usia dini tapi MALAH membiarkan anak mereka berjam-jam menghabiskan waktunya dengan gadget/tablet, televisi, laptop, dll, dengan tujuan supaya mereka anteng dan tidak mengganggu pengasuhnya atau Bundanya yang sedang bekerja.
Yang seperti diatas itu adalah salah satu contoh orang tua yang MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN MASALAH BARU :D. Karena menghilangkan waktu-waktu berkualitasnya bersama anak untuk mengajari anak sesuatu yang baru.
Tahu tidak Bun, bahwa anak yang kecanduan gadget bisa menimbulkan MENTAL HECTIC lho. Sedangkan belajar membaca di usia dini tidak selalu membuat anak terkena MENTAL HECTIC.
Beberapa pakar anak Amerika menyebutkan bahwa
'childern can not really learn to read until they are 4 or 5 years old',
dan ini menjadi salah satu penyebab kurikulum membaca di Amerika dimulai ketika anak berusia 5 tahun.
Jika anak Anda sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap huruf, mengapa tidak mencoba untuk memulai menstimulasinya?
Tidak akan terkena MENTAL HECTIC jika proses belajar membaca anak Anda memenuhi faktor-faktor berikut ini :
1. Anak sudah siap mengenal huruf dan belajar membaca, artinya otaknya sudah cukup berkembang.
2. Media yang digunakan ramah otak dan tetap bisa memenuhi kebutuhannya, yaitu bermain.
3. Orang tua yang ramah dan mengetahui karakter anak saat mendampinginya.
Jika faktor-faktor diatas sudah terpenuhi dan proses untuk menstimulasi pengenalan huruf juga membaca itu menyenangkan serta tidak membuat anak tertekan, maka tidak akan terjadi MENTAL HECTIC.
Bunda mau cari media edukasi yang ramah otak dan full game sehingga proses belajar anak menjadi menyenangkan??
Pakai ABACA FLASHCARD aja dong ya π bye bye mental hectic, kedekatan anak dan Bunda pun makin asyik π
By Halimah
Untuk Informasi dan Pemesanan
SMS/WA Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
085867486151 Baca Selengkapnya....!
Sebagian orang tua melarang anaknya belajar membaca di usia dini tapi MALAH membiarkan anak mereka berjam-jam menghabiskan waktunya dengan gadget/tablet, televisi, laptop, dll, dengan tujuan supaya mereka anteng dan tidak mengganggu pengasuhnya atau Bundanya yang sedang bekerja.
Yang seperti diatas itu adalah salah satu contoh orang tua yang MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN MASALAH BARU :D. Karena menghilangkan waktu-waktu berkualitasnya bersama anak untuk mengajari anak sesuatu yang baru.
Tahu tidak Bun, bahwa anak yang kecanduan gadget bisa menimbulkan MENTAL HECTIC lho. Sedangkan belajar membaca di usia dini tidak selalu membuat anak terkena MENTAL HECTIC.
Beberapa pakar anak Amerika menyebutkan bahwa
'childern can not really learn to read until they are 4 or 5 years old',
dan ini menjadi salah satu penyebab kurikulum membaca di Amerika dimulai ketika anak berusia 5 tahun.
Jika anak Anda sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap huruf, mengapa tidak mencoba untuk memulai menstimulasinya?
Tidak akan terkena MENTAL HECTIC jika proses belajar membaca anak Anda memenuhi faktor-faktor berikut ini :
1. Anak sudah siap mengenal huruf dan belajar membaca, artinya otaknya sudah cukup berkembang.
2. Media yang digunakan ramah otak dan tetap bisa memenuhi kebutuhannya, yaitu bermain.
3. Orang tua yang ramah dan mengetahui karakter anak saat mendampinginya.
Jika faktor-faktor diatas sudah terpenuhi dan proses untuk menstimulasi pengenalan huruf juga membaca itu menyenangkan serta tidak membuat anak tertekan, maka tidak akan terjadi MENTAL HECTIC.
Bunda mau cari media edukasi yang ramah otak dan full game sehingga proses belajar anak menjadi menyenangkan??
Pakai ABACA FLASHCARD aja dong ya π bye bye mental hectic, kedekatan anak dan Bunda pun makin asyik π
By Halimah
Untuk Informasi dan Pemesanan
SMS/WA Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
085867486151 Baca Selengkapnya....!
Kamis, 27 April 2017
Media yang Bagus Membuat Anak Suka Belajar
MEDIA YANG BAGUS SELAIN MEMBUAT ANAK SUKA BELAJAR, JUGA EFEKTIF MEMBUAT MEREKA MENYERAP MATERI DENGAN BAIK
Anak-anak suka dengan permainan. Mereka belajar melalui permainan. Dengan cara ini proses belajar menjadi sangat menyenangkan, anak tidak cepat bosan, mereka menikmati proses belajar sehingga hasilnya lebih optimal.
Dengan flashcard anak-anak akan lebih mudah menyerap materi, karna membantu anak lebih fokus terhadap huruf.
Dan abaca flashcard cocok digunakan untuk menstimulus huruf pada anak-anak. Sesuai dengan apa yang disebutkan oleh Gerald Lesser, Psikolog Harvard University, bahwa:
1. Abaca bersifat interaktif
2. Bersifat privat
3. Memanfaatkan semua indera
4. Mampu mengembangkan imajinasi anak
Makanya saya dan ribuan ibu lainnya memilih abaca untuk mengenalkan huruf kepada anak-anak.
Abaca pun telah meraih penghargaan di Olimpiade Internasional sebagai media edukasi terbaik dibidang matematika, sains, dan juz Amma.
Beberapa pakar pendidikan Dunia mengatakan produk ini bagus.
Seperti kata Hsieh, Hsin-Ming (Presiden WIIPA) "ABACA sangat bagus, perlu dikembangkan lagi keseluruh dunia tidak hanya di Indonesia" (diterjemahkan dari bahasa Taiwan)
So, gunakan Abaca, produk ramah otak anak agar anak-anak senang membaca karna membaca adalah jendela dunia.
ABACA TIDA DIJUAL TOKO BUKU, DAPATKAN SEMUA SERI ABACA HANYA DI AGEN DAN DISTRIBUTOR RESMI ABACA FLASHCARD
*markom by Laskar Abaca 3
Informasi dan Pemesanan
Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
SMS/WA 085867486151 Baca Selengkapnya....!
Anak-anak suka dengan permainan. Mereka belajar melalui permainan. Dengan cara ini proses belajar menjadi sangat menyenangkan, anak tidak cepat bosan, mereka menikmati proses belajar sehingga hasilnya lebih optimal.
Dengan flashcard anak-anak akan lebih mudah menyerap materi, karna membantu anak lebih fokus terhadap huruf.
Dan abaca flashcard cocok digunakan untuk menstimulus huruf pada anak-anak. Sesuai dengan apa yang disebutkan oleh Gerald Lesser, Psikolog Harvard University, bahwa:
1. Abaca bersifat interaktif
2. Bersifat privat
3. Memanfaatkan semua indera
4. Mampu mengembangkan imajinasi anak
Makanya saya dan ribuan ibu lainnya memilih abaca untuk mengenalkan huruf kepada anak-anak.
Abaca pun telah meraih penghargaan di Olimpiade Internasional sebagai media edukasi terbaik dibidang matematika, sains, dan juz Amma.
Beberapa pakar pendidikan Dunia mengatakan produk ini bagus.
Seperti kata Hsieh, Hsin-Ming (Presiden WIIPA) "ABACA sangat bagus, perlu dikembangkan lagi keseluruh dunia tidak hanya di Indonesia" (diterjemahkan dari bahasa Taiwan)
So, gunakan Abaca, produk ramah otak anak agar anak-anak senang membaca karna membaca adalah jendela dunia.
ABACA TIDA DIJUAL TOKO BUKU, DAPATKAN SEMUA SERI ABACA HANYA DI AGEN DAN DISTRIBUTOR RESMI ABACA FLASHCARD
*markom by Laskar Abaca 3
Informasi dan Pemesanan
Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
SMS/WA 085867486151 Baca Selengkapnya....!
Rabu, 26 April 2017
Beda Abaca Flashcard dengan Glenn Doman Flashcard:
1. Glenn Doman memggunakan metode memorizing yaitu satu kartu isinya satu kata contoh ya meja, kursi, kulkas, dll.
Kalo abaca 1 kartu berisi 1 suku kata disertai gambar pengait, contoh A, ba, ca, dg gambar2 pengait spt apel, balon, cabe, dll.
Gambar pengait dan suku kata diletakkan di sisi yg berbeda shg membantu anak utk fokus dan mengingat huruf dg baik.
2. Glenn Doman tidak disertai game
Abaca memiliki berbagai varian game, spt panen es krim, menguak misteri rumah stroberi dan coklat.
mengapa harus Abaca?
Sebab
Dengan metode memorizing spt jika kita mengkaitkan 1 kartu dg kata benda spt kursi, dll., maka anak tidak belajar membaca. Artinya kalopun anak mengetahui bacaan soto, dia belum tentu bisa membaca kata "sate" jika sate ga pernah dikenalkan pada kartu.
Shg butuh banyak sekali kartu kata benda, yg harus diingat. Padahal
Otak manusia dapat memproses huruf tidak spt gambar, atau dg teknik membaca yg benar spt adanya ilmu fonik, dll.
Jika menggunakan abaca anak yg telah tahu cara membaca matahari pasti juga mengetahui cara membaca rasa, soto, kacamata, dll., meskipun kata2 itu tidak diajarkan. Karena yg konsep yg kita kenalkan adalah "membaca suku kata" shg prosesnya bisa lebih cepat dan lebih menyenangkan sebab disertai game. Juga urutan kartu diklasifikasikan sedemikian rupa agar anak mudah menyerap materi huruf dg baik
Jadi kelemahan metode memorizing ini, anak tidak akan tahu bacaan sebuah kata jika kita tidak memberitahunya.
Jika anak hanya belajar kata benda
Meja
Soto
Baso
Sapu
Lalu ditanya bacaan "mata" maka dia ga akan tahu sebab dia ga pernah belajar kata "mata".
Jadi proses memorizing ini tidak mengajarkan membaca tapi mengalihkan fungsi otak, yaitu mengajarkan otak membaca huruf spt gambar.
Otak tidak difungsikan sebagaimana mestinya padahal dalam ilmu membaca anak2
Harus juga memahami nama huruf, dan ilmu fonik (hukum pertemuan huruf), dll.
Dan metode suku kata ini, mempercepat anak memahami bagaimana jika antar suku kata saling bertemu membentuk kata sederhana.
Pendekatan ini jauh lebih mudah jika dibanding metode eja konvensional
yg membutuhkan waktu lebih lama utk menguasai ketrampilan membaca☺
Oleh: Diena Ulfaty (Founder Abaca Flashcard)
Repost dr bund atieqah arif, Bunda Rovi
Baca Selengkapnya....!
1. Glenn Doman memggunakan metode memorizing yaitu satu kartu isinya satu kata contoh ya meja, kursi, kulkas, dll.
Kalo abaca 1 kartu berisi 1 suku kata disertai gambar pengait, contoh A, ba, ca, dg gambar2 pengait spt apel, balon, cabe, dll.
Gambar pengait dan suku kata diletakkan di sisi yg berbeda shg membantu anak utk fokus dan mengingat huruf dg baik.
2. Glenn Doman tidak disertai game
Abaca memiliki berbagai varian game, spt panen es krim, menguak misteri rumah stroberi dan coklat.
mengapa harus Abaca?
Sebab
Dengan metode memorizing spt jika kita mengkaitkan 1 kartu dg kata benda spt kursi, dll., maka anak tidak belajar membaca. Artinya kalopun anak mengetahui bacaan soto, dia belum tentu bisa membaca kata "sate" jika sate ga pernah dikenalkan pada kartu.
Shg butuh banyak sekali kartu kata benda, yg harus diingat. Padahal
Otak manusia dapat memproses huruf tidak spt gambar, atau dg teknik membaca yg benar spt adanya ilmu fonik, dll.
Jika menggunakan abaca anak yg telah tahu cara membaca matahari pasti juga mengetahui cara membaca rasa, soto, kacamata, dll., meskipun kata2 itu tidak diajarkan. Karena yg konsep yg kita kenalkan adalah "membaca suku kata" shg prosesnya bisa lebih cepat dan lebih menyenangkan sebab disertai game. Juga urutan kartu diklasifikasikan sedemikian rupa agar anak mudah menyerap materi huruf dg baik
Jadi kelemahan metode memorizing ini, anak tidak akan tahu bacaan sebuah kata jika kita tidak memberitahunya.
Jika anak hanya belajar kata benda
Meja
Soto
Baso
Sapu
Lalu ditanya bacaan "mata" maka dia ga akan tahu sebab dia ga pernah belajar kata "mata".
Jadi proses memorizing ini tidak mengajarkan membaca tapi mengalihkan fungsi otak, yaitu mengajarkan otak membaca huruf spt gambar.
Otak tidak difungsikan sebagaimana mestinya padahal dalam ilmu membaca anak2
Harus juga memahami nama huruf, dan ilmu fonik (hukum pertemuan huruf), dll.
Dan metode suku kata ini, mempercepat anak memahami bagaimana jika antar suku kata saling bertemu membentuk kata sederhana.
Pendekatan ini jauh lebih mudah jika dibanding metode eja konvensional
yg membutuhkan waktu lebih lama utk menguasai ketrampilan membaca☺
Oleh: Diena Ulfaty (Founder Abaca Flashcard)
Repost dr bund atieqah arif, Bunda Rovi
Baca Selengkapnya....!
Selasa, 25 April 2017
Menjadi Guru Hebat untuk Ananda
πΉπΉπΉMenjadi Guru Hebat Untuk AnandaπΉπΉπΉ
Suksesnya pendidikan, tak lepas dari tiga unsur:
1. Kesiapan anak didik
2. Kecermatan pendidik
3. Media yang sesuai
Tiga hal diatas bisa Bunda rangkap jadi satu. Sebagai pengajar pertama bagi buah hati Bunda...Bunda tau betul kapan anak telah 'siap'. Dan Bunda tentunya tak ingin menjadi guru pertama yang dibenci oleh murid tersayang Bunda (baca: anak), jadi sepantasnya Bunda membekali diri dengan niat yang ikhlas, kesabaran dan keluasan wawasan. Selain itu Bunda pasti juga ingin media yang terbaik untuk buah hati Bunda, yang sesuai dengan tumbuh kembangnya dan merangsang minat belajarnya...
Menjawab keinginan Bunda, kami siap menemani Bunda sebagai guru hebat untuk Ananda....kami hadir menyajikan media yang ramah otak dan teruji.
Abaca Flashcard, kartu bermain untuk Ananda. Hadir dalam tiga seri. Seri baca bahasa Indonesia, seri baca huruf hijaiyyah dan seri komunikasi sederhana bahasa Inggris.
Kontak kami, ya Bunda....
Iklan by group 6
Informasi dan Pemesanan
Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
SMS/WA 085867486151 Baca Selengkapnya....!
Suksesnya pendidikan, tak lepas dari tiga unsur:
1. Kesiapan anak didik
2. Kecermatan pendidik
3. Media yang sesuai
Tiga hal diatas bisa Bunda rangkap jadi satu. Sebagai pengajar pertama bagi buah hati Bunda...Bunda tau betul kapan anak telah 'siap'. Dan Bunda tentunya tak ingin menjadi guru pertama yang dibenci oleh murid tersayang Bunda (baca: anak), jadi sepantasnya Bunda membekali diri dengan niat yang ikhlas, kesabaran dan keluasan wawasan. Selain itu Bunda pasti juga ingin media yang terbaik untuk buah hati Bunda, yang sesuai dengan tumbuh kembangnya dan merangsang minat belajarnya...
Menjawab keinginan Bunda, kami siap menemani Bunda sebagai guru hebat untuk Ananda....kami hadir menyajikan media yang ramah otak dan teruji.
Abaca Flashcard, kartu bermain untuk Ananda. Hadir dalam tiga seri. Seri baca bahasa Indonesia, seri baca huruf hijaiyyah dan seri komunikasi sederhana bahasa Inggris.
Kontak kami, ya Bunda....
Iklan by group 6
Informasi dan Pemesanan
Sri Wahyuti
Agen Resmi Abaca Flash Card
SMS/WA 085867486151 Baca Selengkapnya....!
Langganan:
Postingan (Atom)




