Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2015

Alhamdulillah, Bonus Toyota Family Challenge Sudah Cair

Beberapa waktu lalu, iseng-iseng aku mengikuti kontes foto di Toyota Family Challenge. Berawal dari Blog Walking ke tempatnya Mbak Anisa Ae Kepompong, aku jadi ikut-ikutan kontes foto Toyota Family Challenge.

Persyaratannya sangat mudah. Kita hanya perlu edit foto family kita dengan border yang ditentukan oleh penyelenggara, follow-follow link penyelenggara dan upload foto, daftar via email, selesai. Dari semua foto-foto yang masuk akan dipilih beberapa ratus foto yang langsung akan mendapat reward berupa uang. Mulanya besarannya 150 ribu. Tapi kemudian naik menjadi 250 ribu. Lumayan banget kan, nggak pakai diundi, dan nggak pakai ribet.



Selain reward berupa uang, foto family kita juga bakalan diikutkan di undian Toyota Family Challenge dengan hadiah yang lebih keren dan okey. Jalan-jalan ke Disneyland Hongkong bo. Tapi itu sih tergantung luck.

Mau tahu foto-foto yang aku upload? Foto-foto ini nih yang aku upload.

Foto Saat Having Fun di Pantai Parangtritis Yogyakarta


Ini Foto yang satu lagi. Karena memang harus upload dua foto.


Foto di Gua Kreo Semarang
Dan beberapa waktu l

alu, waktu cek saldo, pundi-pundi tabungan kok nambah, perasaan gak ada yang konfirmasi transfer. Dan setelah cek email, ternyata honor dari Toyota Family Challenge.

Ini nih bukti transfernya.

Bukti Transfer
 

Trims ya Toyota. Sering-sering deh ngadain even kayak gini. Bikin mupeng.

Baca Selengkapnya....!

Senin, 19 Oktober 2015

Pameran Buku Murah Kabupaten Demak 2015


Mulai tanggal 15 Oktober 2015 sampai nanti tanggal 21 Otober 2015 akan ada pameran buku murah di Alun-Alun kota Demak. Tepatnya di Depan Masjid Agung Demak. Bakalan asyik nih kayaknya. Sudah lama tidak ada pameran buku di kota Demak.

Pameran Buku Murah ini diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Demak yang bekerja sama dengan E.O Netral. Selain acara Pameran Buku banyak juga lomba-lomba yang digelar seperti Lomba Rebana, Lomba Pildacil, Lomba Tahfizd, Lomba Karaoke Pop Religi, Lomba Puisi, Lomba Menggambar dan Mewarnai, Lomba Bercerita serta Lomba Fashion Show. Selain lomba-lomba, ada juga lho kupon door prize yang akan dibagikan nanti pas penutupan. Kupon bisa diperoleh setelah melakukan pembelanjaan minimal 20ribu rupiah. Door prizenya seperti sepeda gunung, kompor gas, dispenser, kipas angin, dan hadiah menarik lainnya. Wah, aku jadi seperti tukang iklan nih.

Yang pasti pameran buku murah ini sayang sekali untuk dilewatkan. Untuk memeriahkan acara pameran, tiap satuan pendidikan di kota Demak, diundang untuk berkunjung ke Pameran. Kunjungan dilakukan secara bergilir. Pukul 9 pagi watu berkunjung untuk anak-anak TK, pukul 10 untuk anak SD, sebelas untuk anak-anak SMP, dan pukul 1 untuk anak-anak SMA. Lumayan ramai juga kayaknya.


Aku sendiri hampir tiap hari menyambangi pameran. Lumayan banyak juga buku yang aku beli. Jadi lapar mata lihat buku-buku bagus dijual dengan harga murah. Sebagai penulis kita tentunya sedih juga buku kita diobral murah. Tapi ada juga sisi positifnya. Degan diobral murah berarti buku kita lebih banyak menjangkau berbagai kalangan. Aku sendiri senang mampir ke stan Citra Pelajar. Di stan it novel kerennya Tere Lye dan Andrea Hirata Cuma dihargai 25ribu. Padahal di stan lain harga masih di atas 50-an ribu. Aku sendiri sempat kaget, dan sedikit gelo. Kemarin beli novelnya Tere Liye di stan lain seharga 60ribu, eh di Stan Citra Pelajar harganya Cuma 30ribu. Separo kenanya. Tapi yach gitu, rejeki jan dibagi-bagi. Yang pasti stan Citra Pelajar ini benar-benar cocok dengan namanya, jadi harga yang ditawarkan cocok juga dengan kantong para pelajar.

Aku sendiri mulai dari hari pertama pameran mencoba untuk mencari-cari bukuku. Siapa tahu ikutan nampang dipamerin. Kagak nemu. Tapi kemudian nemu satu bukuku terbita Citra Risalah yang berjudul Follow Aisyah Open Your Heart. Wah, serasa exiting. Tapi stock buku tinggal 1 dan kondisi buku juga sudah lecek. Tapi di hari lain aku menemukannya di stan lain, dan jumlahnya masih banyak juga sih.

Dan yang paling membuaku exiting, akhirnya aku menemukan bukuku Kisah Seru Bintang Sepak Bola Muslim, ikutan mejeng bersama buku olah raga lainnya. Wah, padahal kemarin aku telusuri nggak ada. Jadi serasa nemu emas segunung. Jadi kumat narsisnya. Dan stock bukunya tinggal 2 biji saja. Mudah-mudahan sih laris manis yach.

Gak sabar nunggu pameran buku lagi. Kendati untuk itu mesti siap-siap dana tambahan buat borong buku. Kapan lagi? Kan mumpung murmer, murah meriah.

Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 29 Agustus 2015

Pameran Inovasi Pendidikan Kabupaten Demak

Beberapa hari ini mulai tanggal 27 Agustus kemarin sampai dengan tanggal 29 Agustus, di alun-alun Demak diselenggarakan acara Pameran Inovasi Pendidikan dan Job Fair Kabupaten Demak. Pameran diikuti oleh semua sekolah setingkat SMP, SMA, serta SMK di Kabupaten Demak.
Lumayan ramai juga acara ini. Stan-stan yang ditampilkan juga cukup atraktif. Masing-masing sekolah unjuk gigi dengan keunggulan masing-masing. Mulai dari prestasi yang telah diraih berupa jajaran piala, aneka karya seni dan kerajinan, juga inovasi. Hanya saja dari sisi inovasi, saya melihat belum ada gregetnya. SMA N 1 Demak yang merupakan SMA terbaik di Demak menampilkan teknologi kultur jaringan pada tanaman anggrek. Ada juga barang bekas yang dirangkai menjadi bentuk robot . Ini ditampilkan oleh SMA N 1 Karanganyar Demak. Ada juga yang menampilkan budi daya jamur tiram. Sayang karena panasnya cuaca, display jamur tiram padha layu.

Acara ini sempat ditinjau oleh Bupati Demak Bapak Dachirin Said pada hari Jum’at pagi. Tak ada acara seremonial khusus untuk menyambut beliau. Hanya ada beberapa ajudan yang mendampingi. Beberapa anak sempat minta foto yang dilayani dengan ramah oleh Bapak Bupati. He, sayang saat itu sedang bersama anak-anak TK, jadi gak bisa sekalian minta foto sama Bapak Bupati. Takutnya ntar anak-anak padha bubar kalau ditinggal foto-foto.
Selain stan dari setiap peserta, ada juga panggung hiburan untuk unjuk bakat dan kebolehan anak-anak peserta pameran. Di hari terakhir bahkan ada lomba Rebana. Bagus juga acara seperti ini diadakan setiap tahunnya. Hanya saja sesuai judulnya Pameran Inovasi Pendidikan, harusnya lebih banyak inovasi-inovasi baru yang bisa ditampilkan. Jadi bukan hanya stan yang biasa-biasa saja tanpa greget. Apapun itu, tentunya mereka sudah berusaha menampilan yang terbaik yang mereka bisa. Semangat!!
Baca Selengkapnya....!

Minggu, 16 Agustus 2015

Jalan Santai HUT Kemerdekaan RI ke 70 di Desa Bango Demak


Hari ini berlima, aku, suami, anak-anak dan bapakku mengikuti jalan santai dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 70 di Desa Bango Demak. Rute menyisir batas desa. Dengan tujuan supaya warga desa tahu dengan keadaan desanya. Jarak tempuh kurang lebih 6 km. Lumayan juga. Dan pesertanya sangat banyak. Hampir seluruh penduduk turun ke jalan untuk berpartisipasi meramaikan acara tahunan ini. Maklumlah, selain bikin sehat, refresing, door prize lumayan banyak juga lho. Ada tiga buah sepeda, 2 kuintal beras, 10 buah setrika, 2 TV, kulkas, sama macem-macemlah.


Jujur bukan door prize yang aku cari. Cuma ingin keluar saja, jalan santai ramai-ramai. Karena biasanya usai jalan santai aku dan suami langsung pulang. Dan biasanya kalau yang berbau undian-undian kaya gitu itu belum pernah beruntung. Jadi ya hopeless saja.
Acara pemberangkatan direncanakan pukul 7 pagi di depan Balai Desa Bango. Jam 7 kurang seperempat, warga sudah menyemut memenuhi halaman Balai Desa. Biar terasa semangat tujuh belas Agustus-nya, acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Wah, padha nggak ikutan nyanyi, tuh. Dan harusnya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sikap kita harus siap. Tapi aku lihat, warga tampak kurang begitu peduli. Lha jangankan warga, aparatnya saja nyanyi lagu Indonesia Raya di atas panggung sambil gelisah gitu sikapnya. Tengok kanan tengok kiri. Atau lagu itu sudah berkurang kesaktiannya, ya. Sehingga kurang begitu menggetarkan jiwa-jiwa yang gersang oleh rasa cinta tanah air. Walaupun cinta tanah air sih nggak bisa juga diukur dengan seberapa khusyuk kita menyanyikan lagu kebangsaan yach.


Setelah itu acara pun dimulai. Padha semangat tuh. Bahkan ada peserta yang sudah nenek-nenek dan masih semangat ikut jalan santai. Ayo, Mbah, jangan mau kalah sama yang muda-muda. Dan yang membuat prihatin dari acara jalan santai ini, ada beberapa peserta, ibu-ibu dan anak-anak berupaya mencari jalan tikus untuk mempersingkat rute. Bahkan ada juga lho, bapak-bapak gagah yang nyegat di rumahnya, dan begitu rombongan lewat lantas bergabung. Padahal rute tinggal sedikit lagi. Ada juga yang naik sepeda motor. Padahal tadi sudah diperingatkan sama panitia kalau tidak boleh naik motor atau sepeda. Karena tidak akan diberi tiket undian. Tapi kita lihat, apa panitia bisa konsisten dengan peraturan yang dibuatnya. Mungkin bukan masalah besar. Tapi jelas itu membuat prihatin. Kok, kecil-kecil sudah berupaya untuk berbuat curang ya. Atau memang hal itu sudah menjadi kebiasaan. Hmm, kasihanlah Indonesiaku.

Usai berkeliling desa, tiket door prize dibagikan di tengah jembatan. Ini kacau juga. Mungkin pikiran panitia biar adil, nggak ada yang curang. Tapi itu susah juga untuk disuruh antri. Main dorong saja. Jadi kasihan sama anak-anak kecil. Padha kehimpit jadinya. Seperti biasa, usai dapat tiket langsung serahin ke Bapak yang katanya mau nungguin undian. Ada hiburannya juga kayaknya. Organ tunggal. Tapi rasanya sudah capek, jadi ya pulang saja istirahat.

Dan yang nggak dinyana, Bapak pulang bawa hasil undian, sekarung beras dengan berat 20 kg. Alhamdulillah, rejeki. Sampai jumpa di jelan santai tahun depan, ya. Semangat.
Baca Selengkapnya....!

Rabu, 29 Juli 2015

Lomba Resensi Novel Indiva


Hai, Indiva hadir lagi dengan lomba kerennya. Dalam rangka meningkatkan apresiasi pembaca terhadap karya-karya para penulis, di tahun 2015, Indiva kembali menggelar LOMBA MENULIS RESENSI NOVEL INDIVA 2015. Rebut hadiah jutaan rupiah dalam event ini.


Berikut ini ketentuannya.


LOMBA MENULIS RESENSI NOVEL INDIVA 2015

Suka membaca buku? Mengapa tak mencoba menjadi pembaca kritis nan cerdas? Yuk, ikuti lomba berhadiah total jutaan rupiah ini!


Novel yang dilombakan adalah sebagai berikut:


Bulan Nararya, Sinta Yudisia

Rengganis, Azzura Dayana

Pasukan Matahari, Gola Gong

Buku Ini Tidak Dijual, Henny Alifah

Bapangku Bapunkku, Pago Hardian

Akik dan Penghimpun Senja, Afifah Afra

Semua Novel Indiva Media Kreasi Terbitan Tahun 2015


MEKANISME LOMBA


1. Resensi ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan memasukkan beberapa unsur: Judul buku, penulis, ISBN, penerbit, ketebalan, ukuran, harga buku dan cover buku yang bersangkutan.

2. Resensi diposting di akun Facebook, Kompasiana, Blog atau Website milik peserta (bisa pilih salah satu).

3. Konten resensi juga diposting di akun Goodreads peserta.

4. Alamat URL posting dan akun goodreads resensi didaftarkan ke email indiva@gmail.com dengan dilampiri:

a. Biodata lengkap (plus alamat dan no HP yang bisa dihubungi)

b. Scan Struk pembelian novel yang dilombakan

c. Akun FB/Twitter


PENJADWALAN


1. Lomba dimulai 1 Agustus 2015 dan berakhir pada 31 Desember 2015.

2. Pengumuman pemenang tanggal 31 Januari 2016 di web indivamediakreasi.com dan akun media sosial milik penerbit.



ASPEK PENILAIAN LOMBA


1. Konten resensi, dengan bobot 75%

2. Popularitas dan interaktif blog (trafik, komentar, like dll.) dengan bobot 25%


KETENTUAN LAIN


1. Wajib memfollow akun Twitter Penerbit Indiva (twitter.com/penerbitindiva), me-like fanpage Indiva Media Kreasi (www.facebook.com/indivamediakreasi) dan mengadd atau memfollow akun Facebook Penerbit Indiva (www.facebook.com/penerbitindiva)

2. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu resensi , akan tetapi masing-masing file harus disertai dengan struk pembelian buku (tak mengapa jika satu struk terdiri dari beberapa judul buku).

3. Lomba ini tertutup bagi karyawan dan keluarga besar PT Indiva Media Kreasi.

4. Penetapan pemenang mutlak menjadi hak Dewan Juri.

5. PT Indiva Media Kreasi memiliki hak mempublikasikan resensi pemenang lomba ini di media-media milik PT Indiva Media Kreasi, tanpa honor tambahan kepada pemenang.

6. Lomba tertutup bagi pemenang utama (juara 1, 2 dan 3) Lomba Menulis Resensi Indiva 2013, Indiva Readers Challenge (IRC) 2014 dan Lomba Menulis Novel Inspiratif (LMNI) 2014, dan juga tertutup bagi penulis yang novelnya ikut dilombakan dalam ajang ini.


HADIAH


Juara 1


Uang tunai Rp 1.250.000 + piagam+ paket buku


Juara 2


Uang tunai Rp 1.000.000 + piagam + paket buku


Juara 3


Uang tunai Rp 750.000 + piagam + paket buku


10 Juara Harapan


Masing-masing paket buku senilai Rp 250.000,- + piagam

Baca Selengkapnya....!