Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Kamis, 19 September 2013

[Lomba] Novel Remaja Belia

Lomba Novel Remaja Bentang Belia 2013 “PASSION SHOW”


Penulis? Dokter? Ilmuwan? Peternak? Pelukis? Pilot? Penyanyi? Komposer?

Semua orang pasti punya passion, kegiatan yang kamu sukai atau hal tertentu yang numbuhin kepedulian kamu. Bisa jadi fotografi, fesyen, pendidikan, olahraga, dan banyaaaak lagi. Passion ini juga bisa memengaruhi cita-cita dan membuat hidup kamu jadi lebih hidup! Bentang Belia mengajak kamu untuk saling berbagi cerita bertema PASSION. Harapannya, kisah yang kamu tulis bisa menginspirasi pembaca untuk menemukan dan mengejar passion-nya agar hidup lebih bersemangat!



Lomba Novel Remaja Bentang Belia 2013

“PASSION SHOW”


Baca ketentuannya di bawah ini, ya!

1). Naskah ditulis perorangan atau maksimal dua orang.

2). Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.

3). Cerita harus inspiratif, memberi nilai positif bagi remaja Indonesia, tidak menggurui, unik, dan menggambarkan dunia remaja usia 13 sampai 25 tahun.

4). Naskah tidak memicu konflik SARA. Tidak memuat unsur ponografi, kata-kata kasar, dan kekerasan berlebihan.

5). Naskah belum pernah di publikasikan di media cetak maupun elektronik sebelumnya.

6). Jumlah halaman minimal 150 halaman, maksimal 200 halaman. Naskah diketik di kertas a4, margin 4-4-3-3, font Times New Roman ukuran 12, spasi ganda.

7). Tiap naskah yang dikirim WAJIB menyertakan bentuk visual (bisa dalam bentuk foto, gambar, hasta karya) dari tema passion yang dipilih. Visualisasi tersebut diunggah ke Facebook Bentang Belia dan Twitter Bentang Pustaka sebelum 30 SEPTEMBER 2013.
Redaksi akan memilih 5 visualisasi terbaik dan menentukan visualisasi favorit dengan sistem voting.


Kirimkan:

– Biodata (nama, alamat, no HP, alamat surel) dan profil singkat penulis.

– Sertakan pengalaman menulis jika ada.

– Naskah.

– Sinopsis berupa ringkasan cerita dari awal hingga akhir cerita sepanjang 1 halaman.

– Alasan kamu pantas jadi juara dalam 1 paragraf.

Kelima poin tersebut disusun dalam 1 FILE Ms.Word dan dikirim ke:

bentang.belia@mizan.com, dengan subjek: “PASSION SHOW” sebelum 30 SEPTEMBER 2013

Pemenang akan diumumkan pada 31 OKTOBER 2013 di www.bentangpustaka.com


HADIAH

Juara 1

Kontrak Penerbitan + Rp.5.000.000 + tablet + Paket Buku Bentang Belia

Juara 2

Kontrak Penerbitan + Rp.3.000.000 + tablet + Paket Buku Bentang Belia

Juara 3

Kontrak Penerbitan + Rp.2.000.000 + tablet + Paket Buku Bentang Belia


15 Naskah Pilihan

Kontrak Penerbitan + Paket Buku Bentang Belia

1 Visualisasi Favorit

Paket Buku Bentang Belia


http://bentangpustaka.com/2013/06/lomba-novel-remaja-bentang-belia-2013/
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 05 September 2013

[BUKU BARU] KANTONG BOLONG PAK WONG

Judul Buku : Kantong Bolong Pak Wong

Penerbit : PT. Penerbitan Sarana Bobo (Gramedia Grup)

Halaman : 144 hal

ISBN : 9792317570

Harga : Rp. 40.000,-

Akhirnya buku kumpulan cerpen hasil Lomba Menulis Cerpen Anak Oleh Guru yang diselenggarakan oleh Majalah BOBO tahun 2013 terbit juga. Ada satu karyaku di situ.

Agak lama juga menanti buku ini terbit. Soalnya penasaran dengan isinya. Karya teman-teman guru yang lain. Sudah pasti menginspirasi anak didik. Dan tentu saja guru-guru lain yang ingin memenangi lomba tulis yang rutin diadakan untuk memeperingati Hari Ulang Tahun Bobo itu.

Karya ini merupakan keikutsertaanku yang ketiga kalinya. Dan baru berhasil menjadi nominasi. Di dua even yang sebelumnya aku belum berhasil. Inspirasiku dalam mengikuti lomba ini karena termotivasi dengan keberhasilan Mbak Wylvera Windayana, juara 2 Tahun lalu. Dan meskipun belum berhasil menjadi juara, masuk finalis tak apalah.


Begitu ada woro-woro di Grup Penulis Bacaan Anak kalau buku ini sudah terbit, rasanya senang sekali. Tungu punya tunggu, bukti terbit yang untukku belum dikirimkan juga sampai sekarang. Lalu buka-buka toko buku online, ternyata ada. Aku lalu order di sana. Lagipula aku membutuhkan buku ini sebagai portofolio Lomba Guru Berprestasi. Tapi lagi-lagi stok di toko buku online sedang kosong. Jadi sedikit kecewa deh.

Dan baru beberapa saat kemarin orderku dikirimkan sama toko buku online. Hm, isinya sangat inspiratif. Hanay saja yang jadi judul bukunya bukan hasil karya juara pertama. Barangkali dengan pertimbangan kemenarikan judul.

Buat pembaca sekalian, ayo diorder buku Kantong Bolong Pak Wong ini. Jangan sampai kehabisan.

Baca Selengkapnya....!

Selasa, 06 Agustus 2013

[MOTORIK HALUS] MEMBATIK DI ATAS TISU


Membatik merupakan kegiatan mengaasyikkan yang disukai anak-anak. Mereka begitu asyik berkreasi. Dan dengan membiarkan mereka bebas berimajinasi, karya yang dihasilkan mereka sangatlah luar biasa. Pertama kali menyampaikan materi membatik dengan tisu ini, saya sama sekali tidak mengira hasilnya akan bagus-bagus.

Dari bahan yang sederhana dan murah, anak-anak bisa berkreasi dan pembelajaran motorik halus tidak lagi membosankan untuk mereka. Di bawah ini saya uraikan cara pembuatan dan bahan-bahan yang diperlukan. Modelnya dibuat resmi, sekalian untuk portofolio guru.

I. Judul : Membatik di atas tisu

II. Bidang Pengembangan : Motorik Halus

III. Kegiatan : Membatik di atas tisu

IV. Indikator Tingkat Pencapaian Perkembangan (TPP) :

- Membatik dengan jumputan. (F 43)

V. Tujuan Pengembangan:

- Mengenalkan pada anak tentang pembuatan batik secara sederhana.

- Mengasah imajinasi dan kreativitas anak.

- Melatih motorik halus anak.



VI. Alat dan Bahan

- Kertas tisu warna putih. Lebih baik tisu model kotak.

- Pewarna makanan sesuai selera.

- Wadah plastik.

- Sendok

- Pipet.



VII. Cara Pembuatan

- Campur pewarna dengan air. Aduk rata. Usahakan tidak terlalu encer. Beri masing-masing pewarna dengan pipet. Satu pipet untuk satu warna supaya warna tidak tercampur.

- Ambil kertas tisu.

- Lipat dua sama besar. Akan membentuk empat persegi panjang. Lipat dua lagi akan diperoleh bentuk bujur sangkar. Lipat lagi akan diperoleh bentuk segitiga. Lipat dua lagi. Akan diperoleh segitiga yang lebih kecil.

- Ambil salah satu warna dengan pipet. Teteskan pewarna mulai dari ujung lipatan.

- Ambil pewarna lainnya, teteskan pada bagian yang masing putih.

- Jumlah pewarna sesuai dengan keinginan.

- Jika tidak ada pipet bisa diganti dengan sendok.

- Biarkan mengering.

- Setelah tisu kering buka dengan perlahan sesuai arah lipatan. Usahakan jangan sampai sobek.

- Tempel dengan hati-hati pada buku tugas anak.

- Batiknya sudah jadi.

- Selamat mencoba.


VIII. Gambar Media


Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 27 Juli 2013

MEJENG DI RUBRIK SOSOK JAWA POS

Hari ini tidak menyangka mendapat kejutan yang menyenangkan. Pagi hari seorang teman guru membawakan selembar koran Jawa Pos yang terbit hari Kamis kemarin. Apa yang mengejutkan? Ternyata pada rubrik sosok memuat profil tentang diriku. Wah, cukup kaget juga. Tidak menyangka akan benar-benar dimuat. Karena aku sama sekali tidak mendapat kabar dari Mas Wahib, wartawan Jawa Pos yang kemarin ke sekolahku.

Jadinya ya berhenti berharap. Siapa tahu nggak lolos redaksi. Karena yang tampil dalam rubrik Guru, semuanya guru Berprestasi. Lha diriku kemarin pas lomba Gupres kan tidak menang, jadi ya kalau sekiranya batal dimuat ya maklum saja.

Serasa tak percaya aku pandangi artikel tentangku di rubrik sosok itu. Hihi, berasa lucu lihat gambar diriku jadi sedemikian besarnya. Namun tak lupa ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk mas wartawan yang telah bersedia mewawancarai aku. Merasa belum pantas gitu menerima publisitas seperti ini.


Tampil bersama diriku ada juara 1 Lomba guru berprestasi tingkat SD dari Semarang. Ada juga guru berprestasi dari Kendal.
Jadi merasa tertantang untuk meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi. Mudah-mudahan dengan termuatnya profil diriku di rubrik sosok Jawa Pos hari Kamis, 25 Juli 2013 ini akan semakin memacu diriku untuk menjadi lebih berprestasi.

Salam.

Baca Selengkapnya....!

Senin, 15 Juli 2013

KUNJUNGAN WARTAWAN JAWA POS DI HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH

Hari pertama masuk sekolah, kesibukan sangat luar biasa. Para peserta didik lama, para peserta didik baru, dan wali murid tumplek jadi satu di TK Muslimat. Suasana ramai betul. Untuk tahun ini TK kami mendapatkan pendaftar baru sebanyak 92, turun sedikit jika dibandingkan dengan jumlah pendaftar tahun lalu.

Akan tetapi bila dilihat dari jumlah murid secara keseluruhan, tahun ini jumlah siswa di TK Muslimat mengalami penambahan. Total seluruh siswa berjumlah 170-an. Untuk tahun ini dibuka 6 rombel. Yakni 3 rombel di TK A, dan 3 Rombel di TK B. kami tidak membuka jumlah pendaftar lagi karena kapasitas ruang kelas kami hanya 3 kelas. Jadi jam belajarnya dibuat sistem paralel. TK kelompok A masuk pagi mulai pukul 07.00 WIB – 09.30 WIB. Dan TK kelompok B masuk siang mulai pukul 09.30 WIB – 12.00 WIB. Kagak enak juga sih sekolah masuk siang. Tapi begitulah kondisi yang ada. Mudah-mudahan untuk kedepannya TK kami mampu membuat ruang kelas baru. Sehingga kami tidak perlu mengadakan pembelajaran secara paralel.

Karena hari ini masih masa orientasi murid baru, maka jam belajar hanya sampai pukul 9 pagi. Seru juga hari pertama ini. Banyak yang nangis tidak mau dilepas oleh orang tuanya. Akan tetapi sudah banyak pula anak-anak yang mandiri. Jempol dua untuk anak-anakku yang berani sekolah sendiri.


Usai pembelajaran saat aku tengah menunggui anak-anak yang belum dijemput bermain mandi bola, tiba-tiba ada tamu mencariku. Dan tamu ini memperkenalkan diri sebagai wartawan Jawa Pos. Wah, kaget juga nih. Ada apa, ya? Karena kantor saat itu sedang banyak tamu dari wali murid, maka aku ajak saja masa wartawan ini ke ruang kelas.

Katanya Mas wartawan ini mendapat tugas dari kantornya untuk mewawancari guru berprestasi. Lha kaget juga aku. Kan pas lomba tingkat propinsi kemarin aku hanya di peringkat 5. Kok bisa mas Wartawan ini sampai di tempatku. Tapi katanya juga tidak apa-apa. Pokoknya ibu kan sudah juara pertama tingkat kabupaten, katanya. Ya sudah, akhirnya wawancara pun berlangsung. Sempat grogi juga, ey. Tapi mas wartawannya santai. Jadi aku juga ikutan enjoy.

Sebisa mungkin aku jawab semua pertanyaan dari Mas wartawan. Tak lupa juga turut mempromosikan buku-bukuku. Yah, kapan lagi ya, kan. Sekalian narsis dikit foto-foto sama mas wartawan.

Usai wawancara aku tanya kapan akan dimuat. Mas Wartawan bilang mungkin hari Kamis. Dan beliau menjanjikan untuk mengabari aku kalau ntar dimuat. Wah, nggak ngebayangin akan masuk koran. Ndeso banget ya aku.

Baca Selengkapnya....!