Jika sudah mampir silahkan tinggalkan Pesan, Kritik atau Saran pada kolom komentar. Sebagai tanda persahabatan

Rabu, 27 Februari 2013

FESTIVAL ANAK SOLEH INDONESIA


Hari Minggu ini tanggal 27 Pebruari 2012 berlangsung Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) se-kecamatan Demak. Acara diadakan di MI Sultan Fatah yang diikuti oleh murid-murid TPQ dan TPA dari kecamatan Demak. FASI sekecamatan Demak diadakan dalam rangka mempersiapkan diri menyambut FASI tingkat Nasional yang akan diselenggarakan pada tahun 2014.

Para peserta diseleksi secara berjenjang. Meliputi berbagai macam perlombaan seperti Tartil Al Qur’an, Adzan dan Iqomah, Lagu-Lagu Islami (Nasyid), Ikrar dan Puitisasi Al Qur’an, Mewarnai Gambar untuk TK Al Qur’an, Menggambar (TP Al Qur’an), Tilawah (TQA) Hafalan Juz ‘Amma, Terjemah Lafdziyah, Cerita Islami, Kaligrafi, Pidatao Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, dan Pidato Bahasa Inggris.

Pada kesempatan kali ini kebetulan saya ditunjuk untuk menjadi juri di salah satu lomba yakni Lomba Cerita Islami. Maka pagi-pagi sekali aku pun mempersiapkan diri. Karena acara akan dimulai pada pukul tujuh. Akan tetapi sampai di sana baru ada beberapa gelintir peserta. Sempat ragu juga pas ditunjuk sebagai juri. Akan tetapi keinginan untuk belajar mendorongku untuk mengambil kesempatan itu. Berbekal dari juknis yang kuperoleh aku mantap melangkah ke kursi juri.



Adapun kriteria penilaian untuk Lomba Cerita Islami yang aku ampu meliputi isi cerita dengan rentang penilaian maksimal 40 minimal 25, pengembangan imajinasi dengan rentang nilai antara 15 sampai dengan 35. Sedangkan untuk retorika penyampaian cerita memiliki rentang nilai antara 10 sampai 25.


Lomba Cerita Islami termasuk paling sedikit peminatnya. Hanya 6 orang peserta putri, dan seorang peserta putra. Pelaksanaan yang agak mendadak membuat lembaga TPQ tidak memiliki waktu untuk mempersiapkan anak-anaknya maju lomba. Akan tetapi semangat anak-anak ini sungguh luar biasa. Bahkan satu peserta dari cerita islami membuatku sampai terbengong mengikuti jalan cerita yang disuguhkan. Aku jadi belajar banyak. Dapat tambahan ilmu, dan dapat kenalan baru, dapat piagam pula. Alhamdulillah. Mudah-mudahan aku telah berbuat adil dalam memberikan penilaian. Bismillah.
Baca Selengkapnya....!

Selasa, 26 Februari 2013

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2013



Ibu-Ibu Guru dan Bapak-Bapak Guru yang kami hormati!

Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-40 Majalah Bobo, tanggal 14 April 2013 nanti, Majalah Bobo kembali menyelenggarakan Lomba Mengarang Cerpen oleh Guru. Kami mengundang Ibu dan Bapak Guru sekalian untuk ikut serta dalam lomba ini.

Majalah Bobo berharap, karya Ibu dan Bapak Guru bisa memberikan hiburan,

sekaligus panduan nilai moral kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Tema cerpen bebas. Boleh tentang apa saja. Yang penting cerita itu indah, menarik, dan sesuai untuk anak.

Untuk teman-teman pembaca Bobo, tolong, sampaikan pengumuman ini kepada Ibu dan Bapak Guru di sekolahmu, di sekolah temanmu, atau di sekolah saudaramu. Terima kasih, ya!


Syarat Lomba:

1. Lomba ini untuk para guru.
2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3. Naskah harus asli, bukan terjemahan, saduran, atau mengambil ide dari karya lain yang sudah ada.
4. Naskah belum pernah diterbitkan di media massa (cetak maupun elektronik) dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain.
5. Tema bebas, asalkan sesuai untuk anak.
6. Atas karya yang menang, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo.
7. Atas naskah yang tidak menang lomba tetapi memenuhi syarat untuk diterbitkan, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo. Penulis akan mendapat honor atas pemuatan naskah tersebut.
8. Naskah yang masuk menjadi hak Redaksi dan tidak dikembalikan.
9. Keputusan juri mengikat dan tidak bisa diganggu gugat.
10. Hadiah untuk pemenang sudah termasuk honorarium pemuatan di Majalah Bobo maupun segala alih bentuknya.

Ketentuan Teknis

1. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah cerpen.
2. Naskah diketik di kertas berukuran folio dengan jarak 2 (dua) spasi. Panjang tulisan maksimal 3 halaman.
3. Lampirkan di setiap naskah: biografi singkat penulis, surat keterangan dari Kepala Sekolah serta cap sekolah, fotokopi KTP, nomor telepon rumah/hp, nomor rekening bank, dan selembar foto terbaru ukuran kartu pos (3R).
4. Naskah dimasukkan ke dalam amplop. Tuliskan: Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru di sudut kiri atas amplop.
5. Karya dikirimkan ke: Panitia Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru, Redaksi Majalah Bobo, Jl. Panjang No. 8A, Jakarta 11530.
6. Karya peserta diterima panitia paling lambat pada tanggal 13 April 2013.

Hadiah:
Juara I: Rp8.000.000,00 (delapan juta rupiah)
Juara II: Rp6.500.000,00 (enam juta lima ratus ribu rupiah)
Juara III: Rp5.500.000,00 (lima juta lima ratus ribu rupiah)
10 (sepuluh) pemenang harapan, masing-masing berhadiah Rp1.000.000,00.
(satu juta rupiah)

Lain-Lain

1. Pengumuman Pemenang akan dimuat di Majalah Bobo No. 08/XLI, yang terbit tanggal 30 Mei 2013.
2. Hadiah akan dikirim melalui transfer lewat bank.
3. Pemenang akan mendapat surat pemberitahuan langsung dari Majalah Bobo dan tidak melalui agen/perantara lain.
4. Waspadalah dengan penipuan yang berkedok ingin membantu/mengurusi pemenang. Jangan pernah melayani permintaan transfer uang sedikit pun. Kalau ada hal yang mencurigakan, segeralah menelepon Redaksi Majalah Bobo: (021) 5330150, (021) 5330170, pesw. 33201, 33206.

Baca Selengkapnya....!

Sabtu, 23 Februari 2013

AZALIA, QUR’AN CANTIK UNTUK MUSLIMAH



Dunia adalah perhiasan. Dan perhiasan yang paling indah adalah wanita yang solehah. Untuk menjadi wanita solehah idaman keluarga tentu saja ada pedomannya. Dan Al Qur’an jawabannya. Dengan menjadikan Al Qur’an sebagai manual book dalam menjalani kehidupan sehari-hari, insyallah kita akan selamat dunia dan akhirat.

Untuk keperluan itu semua, Syaamil menerbitkan Al Qur’an khusus untuk wanita. Qur’an itu diberi nama Azalia. Yang berarti kekal abadi. Sebagaimana keistimewaan Al Qur’an yang kekekalannya telah dijamin oleh Allah SWT.

Kenapa sih ada Al Qur’an khusus wanita?


Karena Al Qur’an Azalia didesain secara khusus dan khas bagi wanita yang cenderung menyukai keindahan. Ukurannya yang mungil bisa dibawa beraktifitas seperti menunggui anak sekolah, antri di bank, atau tengah dalam perjalanan bisnis. Selain itu pilihan warnanya beragam, seperti merah, biru dan jingga. Berbentuk seperti dompet dengan tambahan tali dan hiasan retsleting samping berwarna gold yang feminin dan anggun.


Apa saja kelebihan Al Qur’an Azalia ini?

Konten Al Qur’an Azalia dilengkapi dengan :
• Blok ayat-ayat tentang wanita dan keluarga
• Indeks Keluarga
• Wanita-wanita abadi dalam Al Qur’an
• Doa sujud tilawah
• Adab memuliakan Al Qur’an
• Al-Matsurat
• Pedoman tanda wakaf

KULIT SAMPUL BERKUALITAS TINGGI, LEMBUT, DAN LEBIH TAHAN LAMA

A6 (10.5 x 15 cm), Al Qur’an + terjemah, Non Tajwid (2 warna), Retsleting Style
Harga : Rp. 79.000
Dapatkan di Toko Buku Gramedia terdekat di kota anda.
Semoga bermanfaat.
Baca Selengkapnya....!

Kamis, 21 Februari 2013

Menjadi Guru Berprestasi

Ajang pemilihan guru (TK, SD, SMP, SMA, SMK) berprestasi akan digelar sebentar lagi. Ayo, para guru berprestasi siapkan diri untuk mengikuti even ini. Tentunya sayang untuk dilewatkan bukan?

Simak persyaratan di bawah ini. Dan tetap semangat.

Guru Berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan, yang mencakup kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan mampu menghasilkan karya inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan/atau internasional; dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan menjelang bulan Mei. Setiap tahunnya selalu diadakan kompetisi antar guru se-Indonesia dalam Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi dan final di tingkat nasional. Pemilihan Guru Berprestasi menjadi ajang kompetisi positif dan sharing antar peserta dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka. Lalu hal apa saja yang menjadi materi lomba guru berprestasi?


Sifat

1. Pemilihan guru berprestasi ini bersifat kompetitif dan bukan berdasarkan pemerataan. Masing-masing guru yang memenuhi kriteria berhak mengikuti program ini.

2. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif (mengacu pada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi dan dilaksanakan secara impartial,non diskriminatif serta memenuhi standar penilaian), transparan (mengacu pada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi sebagai suatu sistem yang meliputi masukan,proses dan hasil penilaian), akuntabel (penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan baik secara akademik maupun administratif.

Peserta

1). Kelompok guru tingkat satuan pendidikan TK ( guru TK /Raudhatul Athfal/ Bustanul Athfal/TK Luar Biasa.
2). Kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD ( guru SD/MI/SDLB).
3). Kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP (guru SMP/Mts/SMPLB).
4).Kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMA (guru SMA/SMK/MA/SMA Luar Biasa).

Kriteria

1). Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian.

(a). Kompetensi Pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

(b). Kompetensi Kepribadian tercermin dari kemampuan personal berupa kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa serta menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat dan berakhlak mulia.

(c). Kompetensi Sosial tercermin dari kemampuan berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.

(d). Kompetensi Profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam baik materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan struktur dan metodologi keilmuannya.

2). Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui :

a. Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan.
b. Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan.
c. Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah.
d. Penciptaan karya seni; atau e. Karya atau prestasi di bidang olah raga.


3). Guru yang secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.

Persyaratan

1). Guru yang berstatus PNS/Non PNS serta tidak mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau dalam proses pengangkatan kepala sekolah, atau transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.
2). Aktif melaksanakan proses pembelajaran /bimbingan dan konseling.
3). Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin.
4). Masa kerja sebagai guru secara terus menerus sekurang-kurangnya 8 th.
5). Bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang telah disyahkan oleh kepala sekolah.
6). Bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang telah disyahkan kepala sekolah.
7). Menyusun portofolio bagi guruTK/SD/SMP/SMA atau sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti seleksi di tingkat selanjutnya.
8). Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi peringkat I,II,III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini.
9). Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi peringkat I,II,III di tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.
10). Mempunyai beban kerja minimal 24 jam tatap muka perminggu atau ekuivalen.


Acuan Penilaian


Tingkat Kecamatan

(1).Profesional : tes tertulis, wawancara, portofolio.
(2).Pedagogik : wawancara, portofolio.
(3).Kepribadian : wawancara.
(4).Sosial : wawancara.
(5).Karya kreatif/ inovatif : wawancara, portofolio.
(6)Hasil Pembimbingan : wawancara, portofolio.

Tingkat Kabupaten

(1).Profesional : tes tertulis,unjuk kerja,wawancara,portofolio.
(2).Pedagogik : tes tertulis,unjuk kerja,wawancara,portofolio.
(3).Kepribadian : tes tertulis, wawancara, observasi.
(4).Sosial : tes tertulis,wawancara,observasi.
(5).Karya kreatif/inovatif : wawancara,portofolio.
(6)Hasil Pembimbingan : wawancara, portofolio.

Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional

(1).Profesional : tes tertulis,unjuk kerja,wawancara,portofolio.
(2).Pedagogik : tes tertulis, unjuk kerja, wawancara, portofolio.
(3).Kepribadian : tes tertulis, wawancara, observasi.
(4).Sosial : tes tertulis,wawancara,observasi.
(5).Karya kreatif/inovatif : wawancara, portofolio.
(6).Hasil Pembimbingan : wawancara, portofolio.

* Di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi mencakup semua faktor, namun aspek yang dinilai tidak selalu sama. Begitu juga dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan.

PENILAIAN KINERJA GURU (TK,SD,SMP,SMA)

Kompetensi Pedagogik

Subkompetensi (SK): 1). Menguasai karakteristik peserta didik dari segi fisik, moral, spititual, sosial, kultural, emosional dan intelektual.

Indikator :

a. Menjelaskan karakteristik peserta didik.
b. Mengidentifikasi potensi peserta didik.
c. Mengidentifikasi bekal ajar awal peserta didik.
d. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik.

Subkompetensi (SK): 2). Menguasai Teori Belajar dan prinsip- prinsip pembelajaran yang mendidik.

Indikator :

a. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
b. Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif.
c. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematik khususnya di kelas-kelas awal.

Subkompetensi (SK): 3). Mengembangkan kurikulum.

Indikator :

a. Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.
b. Menentukan tujuan pembelajaran.
c. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran.
d. Memilih materi pembelajaran yang diampu terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.
e. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.
f. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.

Subkompetensi (SK): 4). Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

Indikator :

a. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.
b. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.
c. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium maupun lapangan.
d. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.
e. Menggunakan media dan sumber pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mapel yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.
f. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran sesuai dengan situasi yang berkembang.

Subkompetensi (SK) 5): Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.

Indikator : a. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.

Materi

Adapun materi-materi wajib dalam pemilihan guru berprestasi adalah:

1. Kompetensi Pedagogik. Pada materi ini para peserta diberi tes kompetensi pedagogik berupa soal bidang pedagogik sejumlah tertentu (+200 butir soal) dan harus dikerjakan dalam waktu yang terbatas (kurang lebih 60 menit). Dimungkinkan ada tes wawancara pedagogik yang soalnya berkisar masalah pendidikan pada umumnya yang aktual.

2. Kompetensi Kepribadian. Pada materi ini para peserta dipersilakan mengerjakan soal kompetensi kepribadian berupa tes tertulis yang bobot soalnya setara tes memasuki pendidikan S2.

3. Kompetensi Sosial. Materi kompetensi sosial berkisar hubungan sosial antar individu dengan sesama dan lingkungannya. Jenis tesnya biasanya berupa tes wawancara dengan bentuk soal jawaban singkat/essay.

4. Kompetensi Profesional Materi kompetensi profesional berkisar tentang seluk beluk dan bidang keahlian yang ditekuninya.

Demikianlah sedikit berbagi tentang bagaimana menjadi Guru Berprestasi, bukan maksud ingin menggurui tetapi niat tulus untuk berbagi dan memotivasi para guru untuk mengikuti seleksi guru berprestasi yang diadakan pada setiap tahunnya.

Tulisan diambil dari sini
Baca Selengkapnya....!

Jumat, 15 Februari 2013

BERKAH DI HARI JUM’AT


Siang ini niatan online mau cari bahan tulisan untuk naskah sain yang tengah kukerjakan. Tak ketinggalan juga sekalian on line Facebook mau mau menyapa teman-teman. Pada saat lihat notifikasi, namaku di-mention sama Cikgu Ali Muakhir dari kelas Winner. Gak tahunya ke-angkut menjadi salah satu dari 10 teman yang terpilih untuk mereview produk Syamil Qur’an.

Bahagia tentu saja. Bisa dibilang ini berkah di hari Jum’at. Karena sebelumnya tidak menyangka akan terpilih. Tahu diri karena nama-nama yang bercokol di kelas Winner adalah para penulis hebat seperti Mbak Fita Chakra, Mbak Yas Marina, Mbak Nelfi, Mbak Ila Rizky, Mbak Shinta Handini, Mbak Gesang Mawarni, Mbak Evi Indriani, Mbak Sapto Rini, serta Mbak Irma Irawati. Blog mereka juga bagus-bagus. Dan beberapa bahkan sudah pernah memenangkan lomba blog. Terlebih lagi dulu daftarnya telat banget. Sudah mepet Dead Line. Kirain juga sudah telat. Akan tetapi ternyata oleh Cikgu Ali Muakhir semua blog Winner Klas di daftarkan semua.


Alhamdulillah tak henti-hentinya berucap syukur atas berita gembira di hari ini. Mudah-mudahan tidak akan mengecewakan. Sekali lagi terima kasih untuk Cikgu Ali Muakhir dan juga Syamil Qur’an atas kepercayaannya memilih blogku
Baca Selengkapnya....!